• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 13 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ramadhan Bulan Al-Qur’an

by admin
12 April 2023
in Feature
0
Ramadhan Mubarak
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Oleh: Tutus Riyanti
(The Voice of Muslimah Papua Barat Daya)

Ramadhan adalah bulan dimana Al-Qur’an diturunkan. Fungsinya adalah sebagai petunjuk bagi umat manusia, agar mereka tidak tersesat di dunia. Allah SWT berfirman, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya Al-Qur’an diturunkan, sebagai petunjuk bagi manusia, yang mengandung berbagai penjelasan atas petunjuk tersebut, sekaligus sebagai pembeda (haq dan batil).” (QS.Al-Baqarah:185).

Berita Terkait

28 November 2025
16
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
73
Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

10 November 2025
172

Al-Qur’an pun diturunkan pada malam yang sangat istimewa, yakni Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman, “Sungguh Kami menurunkan Al-Qur’an pada saat Lailatul Qadar.” (QS.Al-Qadr:1).

Wajib Tunduk pada Al-Qur’an

Saat ini, banyak sekali manusia yang tidak mau tunduk dan patuh pada Al-Qur’an. Banyak yang membaca Al-Qur’an, bahkan sudah menghafalkannya sampai 30 juz, tapi ternyata hatinya tidak bergetar saat Al-Qur’an dibacakan. Bahkan tak sedikit pun terpengaruh oleh bacaan Al-Qur’an. Apalagi tergerak untuk mengamalkan Al-Qur’an dan menerapkan hukum-hukumnya.


Al-Qur’an hanya dijadikan sebagai simbol dari kitab suci yang dipajang di lemari. Sangat dihormati, tapi sekedar untuk dibaca dan dihafalkan saja, tidak untuk dipelajari dan diamalkan. Sungguh miris menghadapi kondisi umat Islam pada hari ini.


Padahal, Allah SWT berfirman, “Andai Al-Qur’an ini Kami turunkan di atas gunung, kamu (Muhammad) pasti menyaksikan gunung itu tunduk dan pecah berkeping-keping karena takut kepada Allah. Perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka mau berpikir.” (QS.Al-Hasyr:21).


Imam ath-Thabari menafsirkan ayat ini, “Gunung itu tunduk dan terpecah-belah karena begitu takutnya kepada Allah meskipun gunung itu amat keras. Tidak lain karena gunung tersebut sangat khawatir tidak sanggup menunaikan hak-hak Allah yang diwajibkan atas dirinya, yakni mengagungkan Al-Qur’an.” (Ath-Thabari, Jâmi’ al-Bayân fî Ta’wîl Al-Qur’ân, 23/300).


Adapun Imam al-Baidhawi menafsirkan ayat ini dengan menyatakan, “Ayat ini merupakan gambaran betapa besarnya kehebatan dan pengaruh Al-Qur’an.” (Al-Baidhawi, Anwâr at-Tanzîl wa Asrâr at-Ta’wîl, 3/479).


Karena itulah, kandungan dalam ayat ini merupakan celaan kepada manusia yang keras hati dan perasaannya tidak terpengaruh sedikit pun oleh Al-Qur’an. Padahal, gunung yang tegak dan kokoh saja bisa tunduk dan patuh pada Al-Qur’an, kenapa manusia tidak mau tunduk dan patuh pada Al-Qur’an? Apakah hati manusia lebih keras dari pada gunung?

Cara Mengimani Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kalamullah (perkataan Allah). Kaum muslim wajib mengimaninya. Dalam mengimani Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Membaca Al-Qur’an.
    Seorang muslim hendaknya berusaha membiasakan membaca Al-Qur’an secara rutin. Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya Al-Qur’an nanti pada hari kiamat akan datang untuk memberi syafaat kepada orang yang membacanya.” (HR.Muslim).
  2. Memahami Al-Qur’an.
    Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Untuk itu, tidak cukup hanya membaca Al-Qur’an saja, tapi juga harus menpelajari dan memahami maknanya. Rasulullah SAW bersabda, “Bila suatu kaum berkumpul pada salah satu rumah-rumah Allah (masjid) dimana mereka membaca dan mempelajari Al-Qur’an, maka turunlah ketenangan di tengah-tengah mereka, serta mereka selalu diliputi oleh rahmat, dikerumuni oleh malaikat, dan disebut-sebut Allah SWT di depan malaikat yang berada disisiNya.” (HR.Muslim).
  3. Mengamalkan Al-Qur’an
    Al-Quran bukanlah kumpulan pengetahuan, tapi merupakan petunjuk hidup. Untuk itu, setelah membaca dan memahami maknanya, maka harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT berfirman, “Apa saja yang diperintahkan oleh Rasul, ambillah! Dan apa saja yang dilarang olehnya, tinggalkanlah!” (QS.Al-Hasyr:7).
  4. Mengajarkan Al-Qur’an
    Tidak cukup membaca, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an untuk dirinya sendiri. Namun ada perintah Allah untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada manusia yang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kamu sekalian adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.” (HR.Muslim).
    Mengajarkan kandungan Al-Qur’an juga bisa disebut sebagai dakwah. Allah SWT berfirman, “Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hujjah (hikmah), nasihat yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan debat yang baik.” (QS.An-Nahl:125).

Kembali pada Al-Qur’an

Sebagai konsekuensi keimanan pada Al-Qur’an, maka kaum muslim wajib merujuk pada Al-Qur’an, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun bernegara. Apalah artinya mengimani Al-Qur’an, namun dalam kehidupan sehari-hari tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Isinya tidak diamalkan, dan hukum-hukumnya tidak diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan.


Padahal, saat Al-Quran dicampakkan, kehidupan kaum muslim nyaris berantakan di berbagai sisi. Kemiskinan dimana-mana karena tidak diterapkan sistem ekonomi Islam. Korupsi makin menjadi-jadi karena tidak adanya keimanan dan ketakwaan. Kriminalitas merajalela (seperti pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, dll) karena hukum yang tidak tegas dan tidak adil. Kerusakan moral (seperti seks bebas, LGBT, dll) karena banyak yang tidak paham agama. Semua kerusakan ini tidak lain sebagai akibat dari sikap umat Islam, khususnya para penguasanya, yang enggan diatur oleh Al-Qur’an.


Allah SWT berfirman, “Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an) maka bagi dia kehidupan yang sempit dan pada Hari Kiamat nanti Kami akan membangkitkan dia dalam keadaan buta.” (QS.Thaha:124).


Karena itu, agar bangsa ini tidak terus-menerus dalam kesempitan hidup dan keterpurukan, mau tidak mau, mereka wajib kembali pada Al-Qur’an. Mereka wajib mengamalkan Al-Qur’an dan menerapkan seluruh hukumnya dalam seluruh aspek kehidupan. Agar berbagai ragam keberkahan akan Allah SWT berikan kepada bangsa ini.

ADVERTISEMENT


Allah SWT berfirman, “Jika penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan membukakan untuk mereka keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat- Kami). Karena itu Kami mengazab mereka karena apa yang telah mereka lakukan itu.” (QS.Al-A’raf:96).(***)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tunggak Bayar Pajak, 3 Rumah Makan Dipasang ‘Plang KPK’

Next Post

Penyusunan RAP Otsus 2023, Rahman: Ini Sangat Penting!

Related Posts

Berita Utama

28 November 2025
16
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong
Ekonomi

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
73
Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya
Feature

Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

10 November 2025
172
D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat
Feature

D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat

25 Agustus 2025
1.3k
Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?
Feature

Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?

18 Juni 2024
1.4k
Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice
Berita Utama

Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice

24 Mei 2024
1.8k
Next Post
Penyusunan RAP Otsus 2023, Rahman: Ini Sangat Penting!

Penyusunan RAP Otsus 2023, Rahman: Ini Sangat Penting!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Pererat Silaturahmi, HIKLAL Kota Sorong Gelar Maulid Nabi 1448 Hijriyah

Pererat Silaturahmi, HIKLAL Kota Sorong Gelar Maulid Nabi 1448 Hijriyah

13 September 2026
Peserta Kafilah Papua Barat Daya Mulai  Bertarung di 9 Cabang Lomba

Peserta Kafilah Papua Barat Daya Mulai  Bertarung di 9 Cabang Lomba

13 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!