• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Jumat, 12 Desember 2025
  • Login
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

by REDAKSI
10 November 2025
in Feature
0
Bukti Negara Hadir, TMMD Ke-126 Wujudkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kampung Babak Wilayah 3T di Papua Barat Daya

Masyarakat Kampung Babak Distrik Bamusbama dari anak kecil hingga orang dewasa tersenyum bahagia ketika berpijak di jalan cor yang dibangun Kodim 1810/Tambrauw melalui program TMMD ke 126. Bahagia mereka karena dulunya mereka berjalan hanya beralaskan tanah. (Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

Melalui kolaborasi TNI dan masyarakat, pembangunan jalan, gereja, dan sumur bor memperkuat akses, iman, serta semangat kebangsaan di wilayah yang Komando Distrik Militer (Kodim) 1810/Tambrauw sebut “abu-abu” sebuah wilayah yang masyarakatnya belum sepenuhnya merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nampak Jalan masuk Kampung Babak Distrik Bamusbama sebelum dibangun jalan cor oleh Kodim 1810/Tambrauw melalui program TMMD ke 126 Tahun 2025.(Fauzia/Radar Sorong)

Oleh, Norma Fauzia Muhammad

Berita Terkait

28 November 2025
14
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
66
D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat

D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat

25 Agustus 2025
1.2k
Penulis, Norma Fauzia Muhammad ketika mengunjungi lokasi Posko TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw di Kampung Babak, Distrik Bamusbama Kabupaten Tambrauw.

KAMPUNG BABAK, sebuah permukiman yang berada di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, menyimpan kisah panjang tentang perjuangan melawan keterisolasian. Berjarak sekitar dua jam perjalanan darat dari Kota Sorong, kampung ini adalah wajah nyata daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang minim sentuhan pembangunan.

ADVERTISEMENT
Masyarakat Babak nampak dari anak-anak hingga dewasa bergotong-royong mengumpulkan batu krikil sisa pengecoran jalan yang masih layak digunakan.(Fauzia/Radar Sorong)
Masyarakat Babak ketika menempuh perjalanan dari kebun kembali ke rumah dengan memikul noken berisi hasil kebun. Nampak jalan yang masih bertanah.(Fauzia/Radar Sorong)

Di balik keindahan alamnya, Kampung Babak menghadapi tantangan berat akses jalan yang hancur, ketiadaan air bersih dan listrik, serta kondisi rumah ibadah yang memprihatinkan. Bahkan, secara sosiologis, wilayah ini digambarkan sebagai daerah ‘abu-abu’ di mana pemahaman dan pengakuan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) belum sepenuhnya utuh.

Nampak Anggota Satgas sedang berjaga di Pos Bamusbama untuk pengamanan wilayah tersebut.

Inilah potret mengapa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 1810/Tambrauw hadir, membawa semangat gotong royong dan janji kemajuan.

Anggota Kodim 1810/ Tambrauw dan Batalyon serta warga ketika bahu-membahu mengerjakan pembangunan jalan cor.(Fauzia/Radar Sorong)

Deru mesin molen dan teriakan semangat prajurit TNI memecah sunyi pegunungan. Jalan licin yang kini menjadi cor beton yang mana sejak bertahun-tahun lamanya, warga Kampung Babak harus bertaruh dengan alam untuk sekadar melintasi jalan.

Salah satu warga Kampung Babak, Elmuda Yeblo tersenyum bahagia menceritakan pembangunan di kampungnya berkat Program TMMD ke-126.(Fauzia/Radar Sorong)

Salah satu warga Kampung Babak, Elmuda Yeblo, mengenang masa sulit itu dengan haru. Ia masih mengingat betul kondisi sebelum para prajurit anggota TNI Kodim 1810/Tambrauw datang.

“Dulu jalan itu rusak sekali, kalau hujan becek dan licin. Kami tetap lewat situ juga, karena tidak ada jalan lain,” ujarnya sambil tersenyum malu, Selasa (4/11).

Elmuda bercerita, sejak tahun 2017 jalan rusak itu tak pernah benar-benar diperbaiki. Masyarakat hanya bisa pasrah karena keterbatasan dana dan tenaga.

“Tapi karena pembangunan dari om Tentara, sekarang jalan sudah bagus. Kami senang, kampung bisa maju,” katanya penuh haru.

Elmuda juga menuturkan, bukan hanya jalan yang berubah. Gereja yang dulunya dari papan kini sudah berdiri kokoh dengan dinding semen dan lantai tehel baru.

Nampak dalam Gereja setelah dibangun beralaskan tehel.
Gereja yang telah dibangun.

Di balik pembangunan tersebut, ada juga tangan-tangan yang bekerja siang dan malam.

Dinding Gereja ketika di cat oleh masyarakat dan anggota TNI.

Elmuda juga mengatakan bahwa di Kampungnya sangat sulit mendapatkan air bersih. Mereka hanya mengandalkan air hujan, untuk beraktivitas mandi bahkan untuk minum.

“Air juga dulu susah. Kalau tidak ada hujan, kami tidak mandi. Sekarang sudah ada sumur, kami bisa mandi tiga kali sehari. Terima kasih om Tentara yang bangun kami punya kampung,” ujarnya tulus.

Sumur Bor yang telah dibangun nampak di cat oleh anggota Kodim 1810/Tambrauw. (Fauzia/Radar Sorong)

Pengawas pembangunan TMMD, Letda Inf. Marthen Luther Binusano, menceritakan perjuangan para prajurit di lapangan ketika awal pembangunan harus meyakinkan masyarakat untuk menerima pengabdian mereka.

Letda Inf. Marthen Luther Binusano dengan semangat karena telah membangun Jalan Cor, rehab Gereja, dan sumur bersama Kodim 1810/Tambrauw.(Fauzia/Radar Sorong)

“Daerah ini termasuk wilayah abu-abu. Tapi Babinsa kami terjunkan untuk beradaptasi dan mendekati masyarakat. Dari situ muncul kepercayaan, baik dari warga maupun pemerintah daerah,” jelasnya.

Masyarakat dan Anggota Kodim 1810/Tambrauw bersama Dandim 1810/Tambrauw Letkol Inf. Yudha Marathona, bergotong-royong membantu angkat batu untuk pembangunan Rumah Kepala Kampung.(Fauzia/Radar Sorong)

Marthen mengisahkan, kondisi awal lokasi sangat menantang. Jalan yang hancur membuat kendaraan roda empat tak bisa masuk, sementara motor pun sering tergelincir saat hujan.

“Kami kerja sampai malam. Kadang jam delapan, setengah sembilan malam masih lembur. Kalau hujan, kami berteduh sebentar lalu lanjut lagi. Kami pakai genset dan pasang lampu agar bisa tetap kerja,” katanya.

Bagi Marthen, TMMD bukan sebuah pembangunan saja, tapi pengabdian. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Jalan ini untuk mereka, agar kehidupan ke depan lebih lancar,” tuturnya.

Dandim 1810/Tambrauw Letkol Inf. Yudha Marathona, ketika sedang memantau pekerjaan para anggota.(Fauzia/Radar Sorong)

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1810/Tambrauw Letkol Inf. Yudha Marathona, S.H., M.Hub.Int menjelaskan, alasan pemilihan Kampung Babak bukan tanpa pertimbangan.

“Daerah ini termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta masih memiliki tingkat kesadaran kebangsaan yang perlu diperkuat. Karena itu, kami hadir bukan hanya membangun jalan, tapi juga meneguhkan semangat merah putih,” ujarnya.

Dikatakan Dandim Yudha bahwa Program TMMD ke-126 ini mencakup tiga sasaran fisik utama pembangunan jalan sepanjang 275 meter dengan lebar empat meter, rehabilitasi Gereja Advent, dan pembuatan sumur bor sedalam 70 meter untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pengobatan massal yang dilakukan Kodim 1810/Tambrauw.

Selain itu, kata Dandim Yudha bahwa kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pengobatan massal, posyandu, pencegahan stunting, dan kegiatan pertanian juga digelar untuk mendukung kesejahteraan warga.

Dandim Yudha juga tak menutup mata terhadap tantangan di lapangan. Cuaca yang kerap hujan, jarak bahan bangunan yang jauh, serta ketiadaan listrik dan sinyal menjadi ujian tersendiri.

“Tapi semua bisa diatasi dengan kerja sama. Kami sewa truk untuk material, pakai genset untuk penerangan, dan manfaatkan teknologi Starlink untuk komunikasi,” katanya.

Dandim 1810/Tambrauw Letkol Inf. Yudha Marathona, ketika mengajak anak-anak di Kampung Babak cara mencintai Republik Indonesia dengan semangat pejuang.(Fauzia/Radar Sorong)

Lebih dari suatu pembangunan fisik, kehadiran TMMD membawa pesan yang lebih besar bahwa negara hadir hingga ke pelosok, di tempat di mana merah putih kadang hanya dikenal lewat cerita.

Dandim 1810/Tambrauw Letkol Inf. Yudha Marathona, mengajak anak-anak Kampung Babak bermain bersama.(Fauzia/Radar Sorong)

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun kepercayaan dan kebersamaan. Kami ingin masyarakat di sini tahu, mereka bagian dari Indonesia yang harus maju bersama,” tegas Dandim Yudha.

Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath.

Sementara itu Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan di wilayah Kabupaten Tambrauw.

Menurutnya, kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga turut membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pegunungan dan pesisir.

ADVERTISEMENT

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Tambrauw, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Kehadiran mereka bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra penting dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yesnath.

Bupati mengatakan, kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI akan terus diperkuat melalui berbagai program pembangunan, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.

“Tambrauw ini luas, dan masih banyak kampung yang sulit diakses. Karena itu, sinergi dengan TNI sangat membantu kami dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok,” katanya.

Jalan cor telah dibangun di Kampung Babak Distrik Bamusbama Kabupaten Tambrauw sekarang bisa dinikmati oleh masyarakat.(Fauzia/Radar Sorong)

Kini, di antara pegunungan Tambrauw, jalan beton yang baru dicor menjadi simbol harapan baru bagi warga Kampung Babak. Anak-anak bisa berjalan tanpa takut terjatuh, warga bisa beribadah di gereja yang layak, dan air bersih mengalir dari sumur yang digali dengan peluh prajurit.

Sebuah bukti bahwa pembangunan sejati bukan hanya tentang bangunan yang berdiri, tetapi tentang hati yang kembali percaya kepada negeri, Republik Indonesia.(*)

Tags: Kampung BabakKodim 1810/TambrauwPapua Barat DayaTambrauwTMMD ke 126
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rayakan Hari Pahlawan, Pertamina Beri E-Voucher Rp10 Ribu Setiap Pembelian Pertamax/Dex via MyPertamina di Sorong

Next Post

Nikmati Kuliner yang Tidak Ada di Sorong, Paragon Mall Diserbu Pengunjung

Related Posts

Berita Utama

28 November 2025
14
Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong
Ekonomi

Momen Spesial Kemenkeu Mengajar 10: Rayakan Satu Dekade di SMA Negeri 4 Pulau Doom Sorong

12 November 2025
66
D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat
Feature

D’Malaumkarta Eco Resort, Tempat Wisata Alam di Papua Barat Daya dengan Fasilitas Lengkap & Harga Bersahabat

25 Agustus 2025
1.2k
Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?
Feature

Apakah bisa Papua Barat Daya Bebas Malaria?

18 Juni 2024
1.4k
Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice
Berita Utama

Kasus Vina : Fenomena No Viral No Justice

24 Mei 2024
1.7k
Menuju Asia Tenggara Yang Otoritarian
Feature

Menuju Asia Tenggara Yang Otoritarian

25 April 2024
1.3k
Next Post
Nikmati Kuliner yang Tidak Ada di Sorong, Paragon Mall Diserbu Pengunjung

Nikmati Kuliner yang Tidak Ada di Sorong, Paragon Mall Diserbu Pengunjung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

12 Desember 2025
Tabur Bunga di TMP Tri Jaya Sakti, KKSS Kota Sorong Peringati Hari Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan

Tabur Bunga di TMP Tri Jaya Sakti, KKSS Kota Sorong Peringati Hari Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan

11 Desember 2025
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!