Bantah Narasi Bone Pecah, Musdiaman: Boleh Berbeda Pendapat, Kita Tetap Satu Tujuan

SORONG – Himpunan Keluarga Lamuru Lappariaja Libureng (HIKLAL) Kota Sorong menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Era Modern”.

Kegiatan yang berlangsung di BLK Kota Sorong, Minggu (13/9/2026), dihadiri sejumlah tokoh paguyuban, unsur Forkopimda, pengurus KKSS, KPM Bone, serta anggota dan pengurus HIKLAL Kota Sorong.

Ketua HIKLAL Kota Sorong, Musdiaman mengatakan, pelaksanaan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi antarwarga dan kerukunan yang ada di Kota Sorong.
“Ya, alhamdulillah, hari ini saya bersyukur karena bisa melaksanakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW melalui kelompok Kerukunan Himpunan Keluarga Lamuru Lappariaja yang tentunya kerukunan ini adalah di bawah naungan KPM Bone Kota Sorong,” katanya.
“Kami atas nama Keluarga Himpunan Keluarga Lamuru Lappariaja mewakili warga Bone yang ada di Kota Sorong mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya di mana antusias dan partisipasinya telah meramaikan Maulid kita ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarkerukunan dan majelis taklim.
“Tujuan kita mempererat hubungan silaturahmi antara kerukunan-kerukunan, antara majelis-majelis taklim, sehingga kebersamaan itu ada di dalam momen-momen Maulid Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.
Musdiaman berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi pilar-pilar otonom yang berada di bawah naungan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk melakukan kegiatan serupa.”Tentunya harapan kami melaksanakan ini bukan semata-mata seremonial, tapi kami mengharapkan saudara-saudara kami yang lain atau pilar-pilar otonom-otonom yang bernaung di bawah KKSS bisa terinspirasi dan termotivasi bisa melaksanakan seperti kita ini,” katanya.
Musdiaman juga menegaskan bahwa kehadiran sejumlah ketua pilar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa hubungan warga Bone di Kota Sorong tetap solid.
“Saya sengaja hadirkan ketua-ketua pilar karena selama ini ada narasi-narasi bahwa Bone itu pecah. Ternyata tidak. Sebuah organisasi bagi saya, organisasi yang sehat adalah memiliki kerikil-kerikil atau rintangan-rintangan atau tantangan-tantangan sehingga organisasi itu bisa lebih kuat. Karena pada intinya boleh berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, tapi kita satu tujuan. Bagaimana kita sama-sama merantau, di rantau orang ini kita mempererat hubungan silaturahmi kita, itu tentunya yang paling utama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya, Muhammad Said, mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi yang digelar HIKLAL Kota Sorong.
“Terkait dengan kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan hari ini, memang HIKLAL adalah satu kelompok pengajian di bawah naungan KKM Bone yang senantiasa melakukan kegiatan Maulid Nabi setiap tahunnya. Tapi itu di bawah naungan ee KPM Bone Kota Sorong,” katanya.”Nah ini, tentu kami sebagai Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kelompok pengajian HIKLAL,” katanya.
“Karena bagaimanapun juga HIKLAL, KPM Bone adalah bagian dari KKSS Provinsi Papua Barat Daya,” tegasnya.
Ketua KPM Bone Kota Sorong, Nuryadi Abot, mengatakan pelaksanaan Maulid Nabi yang digelar HIKLAL berjalan lancar dan mendapat dukungan dari warga serta KPM Bone sebagai induk paguyuban.
“Alhamdulillah pada prinsipnya bahwa acara Maulid yang dilaksanakan oleh HIKLAL ini berjalan dengan lancar. Ini merupakan support dari warga HIKLAL itu sendiri serta sebagai induk paguyuban yang dari KPMBone dan kami juga ikut mensupport karena HIKLAL ini bagian dari KPM Bone,” katanya.
Abot juga menegaskan bahwa warga Bone di Kota Sorong tetap bersatu meski memiliki jumlah anggota yang besar dan terdiri dari berbagai kelompok.
“Pada prinsipnya bahwa Bone itu tidak pecah. Bahwa Bone memang kita ini warganya memang banyak. Kalau tidak salah, paguyuban pilar yang dari KKSS yang paling terbesar penduduknya adalah KPM Bone. Kami selalu bersatu karena setiap kami mengadakan pengajian, warga KPMBone, warga HIKLAL juga ikut dan malahan di dalam pengurusan KPMBone itu sendiri adalah wakil sekretaris, bendahara, semua orang-orang HIKLAL semua,” jelasnya.
Ia menilai tema Maulid Nabi tahun ini memiliki makna penting bagi warga Bone untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.”Ya, ini sebenarnya memang sebagai ini temanya adalah Meneladani Akhlak Rasulullah, memang ini harus menjadi acuan. Acuan bagi kita ini warga Bone pada umumnya yang ada di Kota Sorong ini memang harus di dalam kehidupan sehari-hari harus kita memang meneladani akhlak Rasul. Sebab tanpa meneladani sifat Beliau, maka Bone saat tidak akan sebesar sekarang,” tegasnya.
Abot menambahkan, nilai keteladanan Rasulullah SAW juga harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tengah masyarakat.”Sebagai Ketua KPM Bone Kota Sorong dan sebagai anggota Dewan juga, tentu saya dalam melaksanakan tugas-tugas itu harus menjadi patokan tolak ukur dan menjadi teladan mengikuti teladan Rasulullah SAW. Terutama akhlak Beliau adalah jujur, suka membantu,” katanya.
Ia kemudian menegaskan pentingnya prinsip budaya Bone, yakni sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge’ sebagai dasar menjaga persatuan.
“Bone itu tidak bisa terpecah karena kami punya prinsip sipakatau, sipakalebbi, sipakainge’. Artinya adalah kalau sipakatau itu kita saling memanusiakan, kalau sipakalebbi itu kita saling memuliakan, kalau sipakainge’ itu adalah kita saling mengingatkan. Maka warga Bone di dalam dirinya sendiri tertanam tiga prinsip itu, makanya tidak ada yang mau terpecah, maka persatuan di Bone itu luar biasa,” tegasnya.
Asisten III Setda Kota Sorong yang mewakili Pemerintah Kota Sorong, Tamrin Tajuddin, turut mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi tersebut.”kita berkumpul kembali setelah euforia memperingati Maulid ini mendengung di mana-mana. Saya pikir ini satu yang sangat apresiatif, bahkan di luar bulan Maulid sekalipun, kita masih memperingati. Ini bentuk kebesaran seorang junjungan tercinta untuk senantiasa kita besarkan namanya Rasulullah SAW,” katanya.
Ia mengatakan, banyak paguyuban, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan, turut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.”Saya melihat hampir semua paguyuban, terkhusus Sulawesi Selatan, semua memperingati Maulid Nabi. Ini menandakan langkah yang sangat luar biasa,” katanya.
Menurut Tamrin, salah satu sifat Rasulullah SAW yang penting untuk diteladani adalah kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian.”Menurut saya, kehadiran Rasulullah sebagai orang yang paling hebat, tokoh yang paling hebat berpengaruh di dunia ini, mempunyai satu sifat yang betul-betul menjadi teladan kita semua. harus diteladani semua pihak. Salah satu di antaranya adalah sifat sabarnya Beliau. Bahkan dihujat, difitnah, dihina, dilempari, masih merasa bahwa yang melempar saja itu ada bagian daripada sahabatnya. Timbul pertanyaan, bisakah kita seperti itu?” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengambil dan menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.”Untuk itu, melalui peran kita semua, melalui peran kerabat, saya mengimbau untuk kita semua. Kalau setidaknya kita bisa tidak bisa memahami, mengikuti seluruh apa yang menjadi akhlakul karimah Beliau, minimal ada bagian-bagian tertentu yang menjadi keinginan kita untuk mendekati sifat-sifat seperti itu,” katanya.
Kata Tamrin bahwa Pemerintah Kota Sorong juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat, khususnya warga Bone, yang turut membantu pemerintah melalui kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.”Saya sekali lagi mewakili pimpinan, sangat mengapresiasi bahwa apa yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Bone, sudah memberikan, membantu pemerintah dalam hal kegiatan serupa seperti ini,” katanya.
“Sebab bagaimanapun kekuatan pemerintah tidak punya kekuatan sendiri untuk berdiri di kakinya sendiri tanpa membutuhkan peran serta seluruh masyarakat, saya berterima kasih atas seluruh jajaran pengurus, khususnya Ketua Panitia, Ketua HIKLAL dan seluruh masyarakat Bone yang ada di Kota Sorong,” katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Ketua DPP KPM Bone PBD Hasbullah, Ketua Dewan Penasehat KKSS Kota Sorong Hermanto Suaib, Ketua KKSS Kota Sorong Firman Baco, Dewan Penasehat KKSS Kota Sorong Lukman Hakim, Tokoh KKSS Sjamsudin Johan, Ketua Dewan Pertimbangan KKSS Kota Sorong Muslim Zainduddin, Ketua IWK Bone Papua Barat Daya Hartini Destiayu, serta anggota dan pengurus HIKLAL Kota Sorong.(zia)
















