

MANOKWARI- Mendukung penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) serentak di tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua Barat telah mengusulkan anggaran pemilu.
Pemerintah Papua Barat sejauh ini telah menyiapkan dana hibah dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk penyelengaraan pemilu 2024.
Plt Kepala Kesbangpol Papua Barat, Edison Ompe mengatakan anggaran pemilu untuk KPU dan Bawaslu sudah jelas dan masuk dalam dokumen penggunaan anggaran (DPA).
“Anggarannya jelas di DPA. Berdasarkan itu saja langsung kita proses,” ujarnya, Jumat (17/2).
Ditanya mengenai besaran anggarannya, Plt Kesbangpol belum melihat nominalnya, namun sudah pasti ada.
“Saya belum lihat, tapi anggarannya pasti ada,” kata Edison Ompe.
Ia menyebutkan pembagian anggaran untuk KPU dan Bawaslu masih disesuaikan dengan kemampuan daerah.
“Apakah nanti sekaligus atau bagaimana, lihat dulu kemampuan anggaran daerah,” sebutnya.
KPU Papua Barat sudah melakukan pengusulan namun Bawaslu masih belum pengusulan.
“Kalau Bawaslu ajukan pasti kita akomodir,” singkatnya.
Terpisah, menanggapi belum melakukan pengusulan ke Kesbangpol, Ketua Bawaslu Papua Barat, Elias Idie mengaku telah mengajukan pengusulan ke Kesbangpol Papua Barat.
“Musti dikonfirmasi kembali karena kita sudah mengusulkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemerintah daerah memberikan dukungan dalam pemilihan umum 2024 mendatang untuk KPU dan Bawaslu.
“Usulan Bawaslu Papua Barat sebesar lebih dari Rp 700 miliar. Namun setelah rasionalisasi menjadi Rp 300 miliar untuk Papua Barat dan Rp 400 miliar untuk Papua Barat Daya,” jelasnya. (bw)
















