SORONG-Guna melakukan edukasi kepada masyarakat serta menuntaskan masalah sampah di Kota Sorong, Bank Sampah Sorong Raya (BSSR) bersama Yayasan Misool Ekosistem Regenerasi (YMER) mengandeng pemerintah BUMN/BUMD, TNI/Polri serta komunitas untuk bersama-sama membersihkan sampah-sampah yang ada di area Taman Sorong City (TSC), Jumat (17/2) sore hingga selesai.
Dari pantauan Radar Sorong, sampah-sampah yang diangkut dimasukkan ke dalam karung bekas yang berupa wadah penampung sampah tersebut. Kemudian usai melakukan Clean-Up, sampah-sampah tersebut ditimbang dengan total berat sampah mencapai 144 kilogram.
Koordinator Program Bank Sampah Sorong Raya, Pretty Christina, mengatakan bahwa kegiatan Clean-Up atau membersihkan sampah yang dilaksanakan di Taman Sorong City yaitu sehubungan dengan kegiatan Yayasan Misool Ekosistem Regenerasi (YMER), yang aktif dalam kontribusi pengelolaan sampah di Sorong Raya melalui Bank Sampah Sorong Raya (BSSR).
“Selain itu kegiatan ini menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang bertemakan Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat, yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2023. Sehingga kami mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam Clean-Up,” jelasnya.
Menurutnya, Kegiatan tersebut sebenarnya lebih ke bagaimana agar masyarakat bersama-sama melakukan upaya menuntaskan permasalahan sampah. Beberapa sampah yang terkumpul sebagian besar adalah sampah plastik dan bekas botol minuman keras serta kaleng miras.
“Dengan adanya kegiatan hari ini menunjukkan bahwa ada upaya dari teman-teman untuk mau berkolaborasi, serta bentuk sosialisasi ketika pengumpulan sampah. Yang mana itu tidak dicampur tapi sudah terpisah antara sampah yang didaur ulang dan tidak. Sampah yang terkumpul sebanyak 144 kg dan akan kami bawa ke Bank Sampah Sorong Raya untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.
Pretty berharap melalui kegiatan tersebut, masyarakat jadi lebih sadar atau peduli terhadap lingkungan. Kemudian danya perubahan perilaku masyarakat terkait dengan konsumsi kelanjutan.
“Misalnya membawakan Tumbler sendiri pada saat berkegiatan, meminimalisir penggunaan sampah jadi lebih ke perubahan perilaku,” pungkasnya.
Dari pantauan Radar Sorong, disela-sela Clean-Up, ditemukan limbah medis berupa penutup suntik yang berada di sekitar meja dan kursi tepatnya terdapat tenda, yang sering digunakan sebagai tempat vaksinasi.
“Cukup kaget sih karena kita menemukan adanya limbah medis. Kita tahu mereka melaksanakan tugas tetapi harus memperhatikan hal-hal seperti ini. Limbah Medis tersebut tidak semestinya ada di situ. Jadi sebaiknya sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, bisa membersihkan dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, mewakili beberapa tamu undangan, Captain Komunitas Sorong Runners Adyatma Arifin menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan dari Misool Foundation melalui BSSR, karena dapat mempertemukan berbagai perwakilan instansi, komunitas, organisasi dan beragam pihak dari latar belakang lainnya di Kota Sorong melalui event tersebut.
“Momen ini tentu menjadi penumbuhan dan penyebaran semangat bersama untuk kesadaran dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Sorong kita bersama. Khususnya membuang sampah pada tempatnya dan pengelolaan sampah tentunya yang dampaknya akan menjadi bermanfaat buat kita semua di Kota Sorong,” pungkasnya.(zia)















