• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Jumat, 14 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

by REDAKSI
14 Agustus 2026
in Berita Utama
0
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

Ketua DPRP PBD: Ini Situasi yang Buat Prihatin Kita Semua

SORONG — Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengunjungi tiga warga yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di Kabupaten Maybrat. Ketiga korban kini menjalani perawatan di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Jumat (14/8) malam.

Berita Terkait

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
146
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
78
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Nausrau didampingi Sekda Papua Barat Daya Yacob Kareth, Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Sagrim, Danrem 181/Praja Vira Tama (PVT) Sorong Kolonel Inf. Slamet Riadi, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Amry Siahaan serta unsur Forkopimda Papua Barat Daya.

ADVERTISEMENT

Ahmad Nausrau mengatakan, dirinya mendapat arahan langsung dari Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu setelah menerima informasi mengenai adanya sejumlah warga yang menjadi korban di Maybrat.

“Iya, pertama tadi sekitar pukul 15.00 saya ditelepon langsung oleh Pak Gubernur. Beliau sementara sedang ada kegiatan di luar kota, sehingga beliau telepon, ‘Pak Wagub, itu ada kejadian di Maybrat di mana ada beberapa masyarakat yang ada kena korban.’ Ya, jadi tolong dikoordinasikan dengan Pak Bupati Maybrat, juga dengan Direktur Rumah Sakit Sele Be Solu agar supaya segera dilakukan persiapan untuk menyambut datangnya pasien yang ada kejadian di Maybrat itu,” kata Ahmad.

Menurutnya, setelah menerima arahan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya langsung melakukan koordinasi dengan Sekda, pihak RSUD Sele Be Solu serta Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan medis terhadap para korban.

“Jadi, saya begitu Pak Gubernur selesai telepon, saya langsung koordinasi dengan Pak Sekda, kemudian dengan Ibu Direktur Rumah Sakit untuk kemudian dilakukan persiapan karena ada sekitar tiga pasien yang akan dirujuk dari RSUD Maybrat ke sini,” ujarnya.

Ia menyebut, pihak RSUD Sele Be Solu telah menyiapkan ruang operasi maupun kebutuhan medis lainnya sebelum ketiga korban tiba di Kota Sorong.

“Tadi begitu pasien tiba sekitar pukul 20.00 WIT langsung dilakukan tindakan medis oleh tim dokter yang ada di sini dan memang karena sudah disiapkan semuanya, baik untuk ruang operasinya maupun juga untuk tindakan medis lainnya untuk sifatnya darurat, saat ini sedang dalam penanganan,” katanya.

Ahmad menegaskan, pemerintah daerah turut prihatin atas kejadian yang menimpa masyarakat sipil di Kabupaten Maybrat. Namun, ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan pelaku maupun kronologi kejadian sebelum adanya hasil penyelidikan aparat penegak hukum.“Iya. Pertama, kami tentunya turut prihatin ya atas kejadian yang menimpa masyarakat kita ini, masyarakat sipil yang ada di Kabupaten Maybrat ini. Namun demikian, kita juga belum tahu kejadiannya seperti apa,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjut Ahmad, memastikan seluruh biaya pengobatan ketiga korban ditanggung pemerintah.“Tugas pemerintah daerah adalah memastikan bahwa pelayanan terhadap seluruh pasien ini harus mendapatkan prioritas utama untuk kesehatannya, keselamatannya, bahwa semua jaminan pengobatan mereka sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” tegasnya.

Ahmad juga mengatakan, pemerintah akan terus memantau kondisi para korban dan memastikan penanganan medis dilakukan secara maksimal. Apabila nantinya diperlukan rujukan ke luar daerah, pemerintah juga akan menanggung proses tersebut.

“Karena itu malam ini kami datang didampingi oleh Pak Ketua Dewan, Pak Sekda, seluruh jajaran Forkopimda, kemudian juga Pak Danrem, Pak Kapolresta, Ibu Direktur sendiri juga ada. Artinya kita ingin memastikan bahwa penanganan terhadap seluruh pasien ini harus maksimal dan report-nya harus terus disampaikan sehingga kita pantau perkembangannya,” ujarnya.

Terkait dugaan pelaku yang disebut masih berstatus OTK, Ahmad mengatakan pemerintah akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengungkap kronologi dan identitas pelaku.

“Ya, ini karena seperti yang tadi saya sampaikan bahwa ini kita belum tahu kira-kira pelakunya siapa, OTK ya. Karena itulah kami akan berkoordinasi ini dengan Pak Kabinda, dengan Pak Kapolda, Pak Kapolresta, dengan Pak Danrem untuk memastikan akan ada proses penyelidikan kira-kira kejadiannya seperti apa untuk mengetahui kronologisnya, termasuk ya pelakunya seperti apa,” jelasnya.

“Tentu bagian itu adalah bagian tugasnya aparat penegak hukum, ya baik Polri, TNI yang akan melakukan tugas itu,” sambung Ahmad.

Sementara itu, Ahmad mengakui situasi di wilayah Maybrat sempat tidak kondusif setelah insiden tersebut. Berdasarkan koordinasi yang dilakukan, terdapat aksi pemalangan jalan dan pembakaran ban yang diduga sebagai bentuk luapan kekecewaan masyarakat.“Memang situasi di sana agak tidak kondusif ya karena mungkin ada aksi luapan kekecewaan atau barangkali spontanitas dari masyarakat yang ada kejadian seperti ini sehingga ada pemalangan jalan, kemudian ada bakar-bakar ban,” katanya.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi dan mengimbau seluruh pihak menjaga keamanan, terlebih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya, dan lebih khusus lagi untuk keluarga dari pasien maupun juga masyarakat Maybrat secara umum, mari kita sama-sama jaga kondusivitas daerah untuk memastikan Papua Barat Daya tetap aman, kondusif, terutama ini kita akan menghadapi momen hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, maka mari kita jaga situasi yang aman, kondusif,” imbaunya.

Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Sagrim yang turut mengunjungi para korban mengatakan, dirinya merasakan keprihatinan atas situasi yang terjadi di Maybrat.

“Saya ini intelektual Maybrat, ya. Saya juga rasakan situasi yang saat ini sedang terjadi, dan juga ini situasi yang buat prihatin kita semua,” kata Ortis.

ADVERTISEMENT

Ortis mengaku sempat berada di Maybrat dan hendak mendatangi lokasi kejadian. Namun, ia menilai seluruh pihak harus menahan diri agar tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh keadaan sebelum fakta kejadian diketahui secara jelas.Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Maybrat.

Di sisi lain, Direktur RSUD Sele Be Solu drg. Susi Petronela Djitmau memastikan pihak rumah sakit telah mempersiapkan tim medis untuk menangani ketiga korban sejak menerima informasi mengenai rencana rujukan dari Maybrat.“Dari siang itu, Bapak Gubernur melalui Bapak Wagub. Setelah memerintah, saya juga sudah koordinasi. Sejak siang dari jam 14.00 WIT kami sudah mengimbau untuk tim semua siap,” kata Susi.

Ia mengatakan, tiga dokter bedah telah disiapkan untuk menangani para korban, termasuk ruang operasi dan fasilitas medis lainnya.“Malam ini tiga dokter bedah langsung menangani pasien untuk dilayani, bahkan ruangan juga sudah disiapkan semua,” ujarnya.

Mengenai kondisi para korban, Susi mengatakan berdasarkan pemantauan awal tim IGD, ketiganya berada dalam kondisi stabil.“Tadi ketika masuk, saya pantau di tim IGD, laporannya kondisi pasien stabil,” katanya.

Saat ditanya mengenai adanya luka tembak atau serpihan pada tubuh korban, Susi mengatakan pihak rumah sakit masih perlu melakukan pemeriksaan dan tindakan medis lebih lanjut untuk memastikan kondisi tersebut.

“Untuk serpihan itu kan harus dipastikan lagi. Tim medis nanti operasi baru kami bisa menyatakan seperti itu. Yang pastinya tim IGD sampaikan bahwa kondisi pasien stabil,” jelasnya.

Menurut Susi, untuk sementara ketiga korban masih dapat ditangani di RSUD Sele Be Solu dan belum memerlukan rujukan ke luar daerah.“Untuk saat ini belum, masih bisa kami tangani. Dokter-dokter kita juga sudah lengkap, sudah ada tim medis sudah lengkap untuk bisa melayani, menangani kasus yang ada,” pungkasnya.(zii)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

Next Post

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Related Posts

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
146
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!
Berita Utama

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
78
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
Berita Utama

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51
Isu Hoaks Pajak STNK & BBM Kosong Picu Panic Buying Warga, Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman di SPBU
Berita Utama

Isu Hoaks Pajak STNK & BBM Kosong Picu Panic Buying Warga, Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman di SPBU

3 Agustus 2026
224
Dugaan Korupsi Pengadaan Rp6,5 Miliar, Subdit Tipidkor Polda PBD Geledah 13 Ruangan di Kantor DPR PBD
Berita Utama

Dugaan Korupsi Pengadaan Rp6,5 Miliar, Subdit Tipidkor Polda PBD Geledah 13 Ruangan di Kantor DPR PBD

31 Juli 2026
220
Pendataan Sertifikat Tanah OAP di Ayamaru Timur Dimulai, Jadi Proyek Percontohan di PBD
Berita Utama

Pendataan Sertifikat Tanah OAP di Ayamaru Timur Dimulai, Jadi Proyek Percontohan di PBD

29 Juli 2026
107
Next Post
Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

14 Agustus 2026
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!