4 Rumah Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

SORONG-Sebanyak 4 rumah terbakar di Kampung Buton, Jalan Danau Tigi Kelurahan Rufei Distrik Sorong Barat, Kamis (16/3) sekitar pukul 12: 20 WIT. Penyebab pasti terjadinya kebakaran belum diketahui, namun dari beberapa warga setempat mengungkapkan bahwa api berasal dari rumah kosong, yang sudah tidak ada penghuninya.

Kobaran api di jendela salah satu warga.(Fauzia/Radar Sorong)
Warga ketika memadamkan api di salah satu rumah warga yang terbakar.(Fauzia/Radar Sorong)

Dari pantauan Radar Sorong, yang tiba di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), api sudah mulai mengecil dan berhasil dipadamkan oleh warga dengan mengandalkan 4 unit mobil tangki air milik swasta. Sementara 1 unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kota Sorong baru tiba pada pukul 13.30 WIT. Yang mana sisa-sisa puing bangunan yang tersisa dari 2 unit rumah. Sedangkan 2 unit rumah lainya hanya sebagian sisi rumahnya yang terbakar.

Nampak beberapa mobil tangki air milik swasta dan mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kota Sorong yang berada di TKP.(Fauzia/Radar Sorong)
Warga bergotong-royong mengangkat air dari rumur terdekat untuk memadamkan api.(Fauzia/Radar Sorong)

Kemudian, rumah yang terbakar hingga sisa puing-puing, tidak bisa diselamatkan hingga barang-barang berharganya disebabkan karena jalan masuk ke lokasi kejadian sangatlah kecil, berada di lorong-lorong gang sempit. Sehingga air sumur milik warga memanfaatkan untuk memadamkan api yang berkobar begitu cepat, karena sebagian rumah terbuat dari bahan dasar kayu yang mudah terbakar. Warga pun bergotong-royong, bahu-membahu dari mulai anak-anak hingga para orang tua mengangkat air dari sumur-sumur terdekat untuk memadamkan api.

Ditaksir kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Dan tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut.

Nampak jalan masuk menuju tempat kejadian kebakaran.(Fauzia/Radar Sorong)
Warga yang rumahnya terbakar, Atika (kiri) dan Hasna (kanan) ketika menceritakan kronologi kejadian. (Fauzia/Radar Sorong)

Warga yang rumahnya terbakar, Atika mengaku sedang di luar rumah ketika rumahnya terbakar. Sehingga, tidak dapat menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

“Kalau saya rumahnya terbakar (ludes) semua. Saya pulang ke rumah karena saya punya anak laki-laki panggil. Jadi saya pulang tidak sempat ambil apa-apa (barang) lagi, biar satu lembar (pakaian/berkas penting) karena sudah gelap (berasap dalam rumah). Saya sudah tidak masuk lagi ke dalam rumah. Jadi tidak ada yang bisa diselamatkan lagi. Semua habis terbakar. Kita sudah panik, hanya saya dan anak. Suami juga tidak ada,” ungkapnya sembari menangis.

2 Warga yang rumahnya hanya sebagian terbakar, berhasil menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka. (Fauzia/Radar Sorong)

Hal senada dikatakan Hasna yang rumahnya terbakar di bagian kamar. Ketika kejadian, dirinya sedang berada di dalam kamar mandi.

“Saya di kamar mandi lagi mandi, ini saja rambut masih basah belum spul (bilas). Saya dengar teriakan, saya pikir ada orang berkelahi. Jadi saya langsung pakai handuk. Saya keluar melihat di rumah sebelah ada asap. Saya tidak tahu itu asap dari mana. Saya keluar rumah hanya bawa kain saja, tidak bawa yang lain lagi. Sempat suami juga ambil air siram rumah di sebelah kiri yang terbakar. Kalau saya rumah hanya bagian kamar yang kebakaran,” katanya.(zia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!