Keterbatasan Anggaran, Pemkab Sorong Prioritaskan Program Strategis dan Pemerataan Pembangunan

SORONG – Pemerintah Kabupaten Sorong tetap berkomitmen melaksanakan seluruh program pembangunan sesuai visi dan misi Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan seluruh program yang telah direncanakan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sorong, Oktovianus N. Kalasuat, SH, M.Si, saat menjelaskan kondisi keuangan daerah serta strategi pemerintah dalam menyikapi dampak pemangkasan anggaran.

Menurut Oktovianus, Bupati Sorong memiliki komitmen penuh untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab pemerintahan serta mewujudkan visi dan misinya. Akan tetapi, kondisi keuangan daerah yang terbatas mengharuskan pemerintah melakukan penyesuaian terhadap skala prioritas pembangunan.

“Yang pertama, Bapak Bupati Kabupaten Sorong berniat baik untuk secara 100 persen melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawab berkaitan dengan visi dan misi Bupati. Namun, beliau terkendala dengan masalah keuangan karena keuangan daerah ini sangat terbatas,” ungkap Oktovianus.

Ia menjelaskan, dalam kondisi tersebut, pemerintah daerah lebih mengutamakan program-program strategis yang manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Sorong.

Pemerintah tidak hanya memprioritaskan satu sektor pembangunan, tetapi berupaya agar seluruh sektor tetap mendapatkan perhatian sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain perikanan, perumahan, sosial, dan pekerjaan umum. Seluruh sektor tersebut diharapkan tetap berjalan sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah melalui berbagai program pembangunan.

“Jadi, tidak hanya satu sektor yang dikembangkan, tetapi semua sektor yang ada di pemerintahan ini tetap dikembangkan agar bisa berjalan dengan baik. Baik itu perikanan, perumahan, sosial maupun pekerjaan umum, semuanya dilakukan secara merata,” jelasnya.

Oktovianus mengakui, dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat secara maksimal. Namun, pemerintah berupaya agar setiap sektor pembangunan tetap mendapatkan perhatian dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Memang tidak bisa 100 persen, tetapi paling tidak seluruh sektor dan masyarakat bisa tersentuh melalui program-program pemerintah Kabupaten Sorong,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi keterbatasan keuangan daerah tersebut juga merupakan dampak dari kebijakan pemangkasan anggaran. Situasi ini menuntut pemerintah daerah untuk semakin cermat dalam mengelola keuangan serta menentukan program-program yang benar-benar menjadi prioritas.

Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu memanfaatkan anggaran yang tersedia secara maksimal, sehingga meskipun ruang fiskal terbatas, pelaksanaan pembangunan tetap berjalan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, Pemkab Sorong terus berupaya menjaga pemerataan pembangunan di berbagai sektor sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sorong di tengah tantangan keterbatasan anggaran daerah.(akh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!