Laode: Perlu Diwaspadai saat Keluar rumah harus gunakan Pakaian Tertutup
SORONG-Terik sinar matahari di wilayah Kota Sorong terasa lebih panas dibandingkan hari biasa. Bahkan, pada pukul 09.00 WIT, pancaran sinar matahari terasa lebih panas. Namun, nyatanya suhu udara tersebut masih dibatas normal yakni 33 derajat celcius
Prakirawan BMKG Sorong, Laode menjelaskan sebenarnya kondisi suhu udara di Kota Sorong masih dalam kategori normal lantaran masih di angka 33 derajat celcius. Akan tetapi, dikarenakan tutupan awan yang tipis sehingga panas matahari sangat terasa.
“Kondisi saat ini cerah berawan, dan penyebab utamanya adalah tutup awan yang lebih sedikit sehingga panas yang masuk ke Bumi tidak tersaring di awan dan menyebabkan panas yang begitu terasa,”jelasnya kepada Radar Sorong. Selasa (11/4).
Selanjutnya Laode menuturkan yang perlu diwaspadai adalah saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan khususnya pada siang hari, maka gunakan pakaian yang lebih tertutup seperti baju lengan panjang, topi, maupun cream anti matahari.
“Kami juga mengimbau bagi masyarakat yang sedang berpuasa, karena panas yang seperti ini kalau beraktivitas keluar ruangan bisa memicu dehidrasi. Mungkin, memanfaatkan sebaiknya waktu sahur dan berbuka dengan mengkonsumsi lebih banyak cairan guna menjaga stamina tubuh fit sepanjang menjalankan ibadah puasa,”ujarnya.
Laode memprediksi kedepannya kondisi umum cuaca di wilayah Papua Barat Daya masih cerah berawan meskipun ada potensi hujan ringan di beberapa wilayah di Papua Barat Daya (tidak merata) namun akan berlangsung dalam jumlah sedikit karena berdasarkan klimeteologi saat ini bukan periode puncak hujan.
Selain itu, perihal kondisi cuaca ekstrem atau sinar UV yang beredar di kalangan masyarakat saat ini, tambah Laode sebenarnya sinar UV merupakan kondisi normal sebab Matahari memiliki panjang gelombang tertentu yang dipancarkan dari sinar matahari yakni 100 hingga 400 nanometer masuknya di sinar UV, tetapi hal tersebut normal.
Namun kondisi panas bisa terasa apabila tutupan awan disuatu daerah lebih sedikit, misalnya kondisi Cerah berawan saat ini, tentunya Sinar UV akan lebih terasa panasnya, apalagi sudah memasuki pukul 10.00 hingga 14.00 WIT akan terasa lebih panas.
“Tapi tidak perlu dikhawatirkan, karena kita juga menggunakan pakaian tertutup sehingga sensansi bakar atau panas tidak berlebihan. Beda kalau orang di luar ruangan dalam jangka waktu lama dan terpapar sinar matahari langsung (tanpa pelindung) maka sensasi bakarnya terasa,”pungkasnya.(juh)

















