Gubernur : Semua Ini Kita Lakukan Untuk Atasi Angka Pengangguran
MANOKWARI – Tahun 2022 ini terbuka ribuan lapangan kerja di Provinsi Papua Barat. Selain rencana perekrutan CPNS, juga akan seleksi calon bintara dan tamtama yang akan dibiayai dari alokasi dana otonomi khusus (Otsus) Papua Barat dan kabupaten/kota, serta perekrutan calon jaksa dan staf tata usaha Kejaksaan afirmasi Otsus.
Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, MSi mengatakan, pemerintah terus beupaya agar penyerapan tenaga kerja lebih baik pada pada akhirnya akan mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan. “Angka pengangguran dan kemiskinan akan terus kita kurang dengan penciptaan lapangan kerja baik di pemerintahan, TNI, Polri maupun swasta,” ujar Gubernur.
Gubernur menuturkan, dirinya telah berkoodinasikan dengan Kodam XVIII/Kasuari bahwa tahun ini akan ada perekrutan 1.000 calon tamtama. Formasi tersebut terdiri dari 500 kuota regular dan 500 kuata Otsus. “Saya sudah bertemu dengan Kasad yang sekarang menjabat Panglima TNI, saya minta supaya diberikan kuota tamtama dan bintara TNI AD. Kita sudah dijanjikan akan diberi kuota 2.000 untuk bintara dan tamtama,” tuturnya.
Pada tahap pertama tahun 2022 ini, akan ada perekrutan 1.000 calon tamtama regular dan afirmasi Otsus. “Ini sudah dirapatkan di Kodam Kasuari tahun ini ada kuota 1.000 calon tamtama, 500 di antaranya kuota afirmasi Otsus yang akan dibiayai dari dana Otsus,” beber Dominggus.
Kuota 500 calon tamtama afirmasi Otsus ini akan dibagi secara merata kepada kabupaten/kota. Perlu dilakukan Pemprov Papua Barat dan pemerintah kabupaten/kota adalah penyediaan dana untuk proses seleksi. “Kita akan rapatkan dengan para bupati/walikota untuk sepakati pembiayaan. Ini semua kita lakukan untuk menjawab permasalahan pengangguran di Papua Barat,” tandasnya.
Tak hanya di TNI-Polri, gubernur dan para bupati/walikota juga berupaya melobi ke pemerintah pusat agar diberi kuota perekrutan CPNS (calon pegawai negeri sipil). Gubernur bersyukur karena pemerintah pusat telah menjawab permintaan, dimana pada formasi CPNS 2021, Papua Barat diberi kuota cukup banyak.
Formasi CPNS 2021 yang akan dibuka tahun 2022 ini, Pemprov Papua Barat dan kabupaten/kota mendapat kuota 4.381 formasi CPNS umum dan 8.100 formasi CPNS khusus honorer. “Formasi CPNS khusus honorer dibagi rata provinsi dan kabupaten/kota, provinsi dapat kuota 1.002 dan setiap kabupaten/kota dapat kuota 546,” jelas Gubernur.
Pemprov PB lanjut Gubernur, juga mengadakan program pelatihan atau kursus latihan kerja bagi pencari kerja serta pelatihan kewirausahaan. Perusahaan-perusahaan migas yang ada diharapkan dapat menyerap tenaga kerja yang tersedia. “Tidah hanya jadi ASN atau TNI, Polri, tetapi kita juga juga siapkan anak-anak kita untuk trampil dan bersaing di dunia kerja. Semua ini kita lakukan dalam rangka mengurangi angka pengangguran,” imbuhnya. (lm)














