• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 16 Desember 2025
  • Login
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Utama

Ramuan ‘Ajaib’ Biosaka, Petani Lebih Efisien

by admin
6 Juni 2023
in Berita Utama, Lintas Papua, Nusantara, Sorong Raya
0
Ramuan ‘Ajaib’ Biosaka, Petani Lebih Efisien

Praktek langsung pembuatan ramuan biosaka bersama masyarakat Kelompok Tani Malamay Mandiri. (Ayu/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

Bisa Diproduksi Sendiri, Ramah Lingkungan, Tidak Lagi Mengandalkan Pupuk Kimia

AIMAS – Guna mengatasi permasalahan kelangkaan pupuk, Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Papua Barat mengajak masyarakat membuat ramuan elisitor biosaka nuswantara. Biosaka merupakan ramuan ajaib yang dibuat menggunakan rumput-rumputan/tanaman dengan minimal 5 jenis tanaman. Tanaman yang digunakan lebih banyak memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar areal sawah/ladang. Tidak jarang, tanaman yang digunakan tersebut biasanya oleh sebagian besar petani dianggap sebagai gulma yang harus dibersihkan/tidak bermanfaat.

Cara pembuatannya juga sangat mudah, dengan meremas segenggam rerumputan berbagai jenis dalam 2-5 liter air. Rumput diremas pelan memutar ke kiri dan diselingi dengan adukan. Peremasan dilakukan sekitar 15-20 menit, hingga larutan air berwarna coklat gelap homogen dan sedikit berbusa, menandakan bajwa ramuan tersebut siap untuk digunakan.

Berita Terkait

Di Seminar Moderasi Beragama, Menteri Agama Ulas Deklarasi Istiqlal Vatikan

Di Seminar Moderasi Beragama, Menteri Agama Ulas Deklarasi Istiqlal Vatikan

14 Desember 2025
9
Tahun Ajaran 2026, Sekolah Kejuruan Kehutanan Dibuka di Sorong, Gratis !!!

Daerah Wajib Miliki Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup

14 Desember 2025
14
Pemprov PBD Siapkan Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria

Pemprov PBD Siapkan Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria

13 Desember 2025
52

Kepala Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit (LPHP) Sorong, Sutardi mengatakan, meski hanya ramuan sederhana namun manfaat inovasi elisitor biosaka nuswantara sangat ajaib. Pertama, efektifitas kinerja yang baik. Reaksi biosaka dapat dilihat dalam waktu 24 jam setelah aplikasi. Kedua, dapat digunakan pada seluruh fase tanaman, mulai dari benih hingga panen, Ketiga, proses produksinya pun sangat cepat karena tidak menggunakan metode pemanggangan yang biasanya memakan waktu paling cepat 1 minggu.

ADVERTISEMENT

Keempat, cara penggunaannya mudah dan penggunaan dosis yang sangat sedikit. Kelima, dapat diterapkan pada semua komoditas, termasuk tanaman perkebunan. Keenam, dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50-70 persen, sehingga sangat mengirit biaya produksi. Ketujuh, bahan baku Biosaka juga tersedia setiap saat di lingkungan petani, dimanapun dan kapanpun. “Biosaka bukan barang pabrikan, bukan merk, bukan pupuk, bukan pestisida, tidak diperjualbelikan. Biosaka merupakan elisitor yang betul-betul dibuat sendiri oleh petani, dan gratis karena pembuatannya hanya mengandalkan bahan alami,” ujar Sutardi.

Ia menyebutkan, beberapa petani di Kampung Malamay ini juga sudah pernah melakukan uji coba pengaplikasian elisitor biosaka terhadap tanamannya. Ternyata hasilnya sangat mengherankan. Karena elisitor ini adalah molekul signal yang memacu terbentuknya molekul sekunder di dalam struktur sel tumbuhan. “Bahasa sederhananya tanaman itu dibuat menjadi cerdas. Karena ternyata tanaman budidaya selama ini tidak cerdas sebab pertumbuhannya selalu dipacu oleh pupuk yang sintetis. Sehingga mereka tidak bisa mengelola ekosistemnya sendiri. Nah melalui elisitor biosaka ini maka kecerdasan sel tanaman akan terbentuk. Di mana setelah itu tanaman akan lebih peka untuk mengelola unsur hara yang selama ini tidak pernah dimanfaatkan oleh tumbuhan tersebut,” beber Sutardi.

Sementara itu, Kepala BPTPH Provinsi Papua Barat, Teguh Santoso, S.Hut berharap kegiatan seperti ini akan terus dideraskan, dipraktikkan dan diuji cobakan oleh masyarakat petani. Disebutkan Teguh, ketika nanti seluruh kepengurusan administrasi dari Papua Barat sudah beralih ke Papua Barat Daya maka kegiatan-kegiatan positif yang digagas oleh BPTH Papua Barat tidak berhenti.

Apalagi Inovasi Biosaka ini sangat menolong para petani untuk menekan cost/ biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani untuk membeli pupuk. Selain menekan biaya produksi dampak positif lainnya adalah kelestarian lingkungan yang akan tetap terjaga dan tidak diracuni oleh pupuk kimia. “Tentu saja gratis, petani bisa bikin sendiri dengan bahan-bahan alami yang sudah tersedia di alam. Supaya petani tidak ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia dan tidak resah ketika terjadi kelangkaan pupuk,” kata Teguh.

Plt. Kadis Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan PBD, Absalom Solossa, S.Pi, MM menyambut baik kegiatan yang digagas oleh BPTPH Papua Barat. Kadis kerasa terkesan sebab, kegiatan ini merupakan pertama kali baginya. Dimana Kadis juga turut mempraktikkan langsung pembuatan ramuan ajaib tersebut bersama masyarakat kelompok tani.

Setelah mengetahui khasiat dari ramuan ajaib tersebut, Kadis berkomitmen bahwa pihaknya akan terus mendukung dan mendorong program tersebut. Kadis juga meminta agar ilmu tersebut bisa ditularkan kepada masyarakat petani lainnya guna meningkatkan hasil produksi pertanian mereka. “Bentuk dukungan kami dari pemerintah provinsi mudah-mudahan ke depannya kami bisa memfasilitasi petani dengan pemenuhan sarana prasarana pertanian dalam rangka meningkatkan hasil produksi para petani. Dengan harapan tentunya ini juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain membantu dalam hal peningkatan sarana prasarana, lanjut Absalom, Pihaknya juga siap berupaya memberikan dukungan dana kepada kelompok-kelimpok tani yang ada. Dimana dana tersebut akan diusulkan dalam APBD induk maupun APBD perubahan. (ayu)

ADVERTISEMENT
Tags: BiosakaDistrik SalawatiKabupaten SorongKelompok Tani Kabupaten SorongPapua Barat DayaPertanian Kabupaten SorongRamuan Biosaka
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Ilegal, 6 Truk Kayu Merbau Diamankan

Next Post

Liput Kebakaran , Sekretaris PWI Papua Barat Dikeroyok

Related Posts

Di Seminar Moderasi Beragama, Menteri Agama Ulas Deklarasi Istiqlal Vatikan
Berita Utama

Di Seminar Moderasi Beragama, Menteri Agama Ulas Deklarasi Istiqlal Vatikan

14 Desember 2025
9
Tahun Ajaran 2026, Sekolah Kejuruan Kehutanan Dibuka di Sorong, Gratis !!!
Berita Utama

Daerah Wajib Miliki Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup

14 Desember 2025
14
Pemprov PBD Siapkan Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria
Berita Utama

Pemprov PBD Siapkan Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria

13 Desember 2025
52
Tekankan Toleransi Umat Beragama, Menteri Agama Kagum Lihat Tempat Ibadah di Sorong
Berita Utama

Tekankan Toleransi Umat Beragama, Menteri Agama Kagum Lihat Tempat Ibadah di Sorong

13 Desember 2025
122
KADIN Papua Barat Daya dan Pengusaha Korea Tandatangani LOI
Berita Utama

KADIN Papua Barat Daya dan Pengusaha Korea Tandatangani LOI

12 Desember 2025
81
Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya
Berita Utama

Mini Soccer Tersertifikasi FIFA Hadir di Sorong Papua Barat Daya

12 Desember 2025
99
Next Post
Liput Kebakaran , Sekretaris PWI Papua Barat Dikeroyok

Liput Kebakaran , Sekretaris PWI Papua Barat Dikeroyok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Pemprov PBD Gelar Istigosah Akhir Tahun 2025 di Masjid Agung Al Akbar

Pemprov PBD Gelar Istigosah Akhir Tahun 2025 di Masjid Agung Al Akbar

16 Desember 2025
Pelindo Pastikan 63 Terminal Penumpang Siap Sambut Nataru

Pelindo Pastikan 63 Terminal Penumpang Siap Sambut Nataru

16 Desember 2025
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!