

SORONG – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Sorong dipercaya untuk menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk beras se-Papua Barat Daya (PBD. Dimana Bansos tersebut akan disalurkan secara bertahap untuk enam kabupaten dan kota di wilayah Provinsi PBD, per hari ini.
Penyaluran perdana Bansos ini dilepas secara langsung Pj Gubernur Papua Barat Daya, Dr. Muhammad Musa’ad, M.Si disaksikan Pj Wali Kota Sorong, George Yarangga, A.Pi, MM dan Pimpinan Perum Bulog Cabang Sorong, Sri Ariandina, Rabu (5/4) di Gudang Perum Bulog Cabang Sorong.
Pj Gubernur PBD, Muhammad Musa’ad memerangkan, Bansos tersebut diperuntukan kepada sejumlah masyarakat yang terdaftar sebagai keluarga pemerima manfaat (KPM) di enam kabupaten dan satu kota di Papua Barat Daya. Adapun tujuan dari penyaluran Bansos tersebut adalah untuk menjaga stabilitas pangan daerah.
Menurut dia, penyaluran bantuan ini merupakan sebuah kepastian bahwa pemerintah peduli dan ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Bahwa pemerintah selalu berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat sehingga bantuan kemanusiaan selalu dirasakan setiap masyarakat.
“Pemerintah selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada rakyatnya. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pamerintah kepada rakyatnya supaya hidup sejahtera,” ungkap Musa’ad.
Oleh karena itu Musa’ad menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah RI melalui Badan Pangan Nasional (BPN) yang bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos dalam proses penyaluran bantuan dimaksud.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Sorong, Sri Ariandina menjelaskan, secara keseluruhan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1.280.820 kg untuk alokasi tiga bulan yakni dari Maret-Mei 2023 kepada 42.694 KPM di enam kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua Barat Daya. Dimana setiap kepala keluarga mendapatkan 10 kg beras setiap bulannya.
Dirincikan Ariandina, mekanisme penyalurannya akan digarap oleh Perum Bulog Cabang Sorong bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.
“Dari Bulog akan mempercayakan kepada PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan ke titik-titik setiap wilayah. Selanjutnya dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat,” bebernya.
Dirinya berkomitmen, akan berupaya semaksimal mungkin dalam proses diatribusi Bansos beras kepada masyarakat. Untuk mempercepat proses kerjanya, alokasi untuk dua bulan yakni Maret dan April akan dilaksanakan bersamaan sebwlum tiba hari raya Idul Fitri. Sementara, alokasi untuk bulan Mei akan didistribusikan pada bulan tersebut.
“Karena ini sudah masuk April maka kita akan upayakan mengalokasi bulan Maret-April sekaligus. Kemudian untuk jatah bulan Mei akan disalurkan pada bulan tersebut,“ pungkasnya. (ayu)















