MANOKWARI – Pegawai pemerintah Provinsi Papua Barat baik Aparatur Sipil Negara (ASN), P3K bahkan honorer, Selasa (17/1) pagi membersihkan Pulau Mansinam untuk menyambut peringatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua 5 Februari mendatang.
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Melkias Werinussa mengatakan pemerintah Papua Barat sedang mempersiapkan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua diawali dengan pembersihan Pulau Mansinam.
“Dengan waktu yang sudah terhitung mepet, mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebab selain ibadah, nantinya kedatangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin,” ujarnya kepada wartawan.
Persiapan HUT Pekabaran Injil, Melkias menuturkan tidak bisa bekerja dengan sendiri perlu ada dukungan dari pihak-pihak lain dan juga seluruh masyarakat.
“Untuk itu, saya meminta kepada setiap elemen masyarakat untuk sama-sama bekerja mempersiapkan segala sesuatu pada perayaan HUT Pekabaran Injil yang dihadiri Wakil Presiden,” tuturnya.
Menurutnya, perlu adanya penyamaan persepsi bahwa Injil masuk ke Tanah Papua melalui Pulau Mansinam. Itu semua tidak serta merta untuk Pulau Mansinam tetapi erat kaitannya dengan Manokwari.
“Manokwari dan Pulau Mansinam memiliki keterkaitan yang begitu erat,” ucapnya.
Ia menyebutkan apabila Pulau Mansinam tidak terkelola dengan baik, maka sudah bukan lagi rumput yang tumbuh di sekitar Gereja bahkan sekeliling Pulau Mansinam melainkan sudah kembali seperti hutan.
“Padahal kita begitu bangga dengan situs di Pulau Mansinam namun sayang, belum ada kesadaran untuk menjaga dan merawatnya,” sebutnya.
Ia menjelaskan pembersihan Pulau Mansinam secara bertahap. Tahun 2023 HUT Pekabaran Injil bukan masuk dalam tahun emas (5 tahunan) namun menjadi tanggungjawab moril bagi kita pemerintah daerah untuk terus menjaga dan merawat situs bersejarah ini.
“Kita sudah lakukan koordinasi dengan Pemerintah Manokwari. Kita sudah lakukan rapat dan akan merombak kepanitiaan sebab awalnya hanya kegiatan ibadah saja namun dengan kedatangan Wakil Presiden sehingga ada perubahan,” pungkasnya. (bw)















