• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 18 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Pedagang Pasar Boswesen Tolak Direlokasi

by admin
29 September 2022
in Berita Utama
0
Pedagang Pasar Boswesen Tolak Direlokasi

Pedagang Pasar Boswesen melakukan aksi penolakan untuk direlokasi.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Minta Pemerintah Bangun Pasar Khusus Papua

SORONG – Pasca penutupan Pasar Boswesen oleh Pemerintah Kota Sorong, Rabu (28/9), pedagang di pasar lama (Boswesen) enggan untuk pindah (direlokasikan). Alasan mereka enggan direlokasikan dikarenakan pedagang mau menjadikan pasar tersebut sebagai ikon pasar lokal Papua yang hanya menjual hasil kebun, hasil mancing dan hasil berburu. 

Berita Terkait

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
35
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
847
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
201

Koordinator Pedagang Pasar Boswesen, Mama Lepina mengatakan, Pasar Boswesen merupakan pasar yang ada sejak tahun 70-an, artinya pasar tersebut bersejarah dan harus dipertahankan. Oleh sebab itu, Mama Lepina meminta Pemerintah Kota Sorong untuk hanya membenahi Pasar Boswesen, bukan membongkar dan merelokasikan para pedagang dari Pasar Boswesen ke Pasar Modern Rufei. 

ADVERTISEMENT

“Apapun alasannya, Pasar Boswesen adalah pasar yang sudah diberkati dan berkat ada disini. Pasar ini dibangun swadaya masyarakat dari tahun 70-an, pemerintah kota baru liat pasar tahun 90-an. Otsus yang ada sejak tahun 2000an sampai sekarang, kenapa tidak bangun pasar khusus untuk mama-mama Papua.  Jadi kami minta pemerintah kalo tanah di pasar ini bukan milik orang China maka pemerintah wajib bangun pasar khusus Papua,” tegas Mama Lepina melalui rilisnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Dikatakan Mama Lepina, untuk Pasar Modern Rufei khusus para pedagang yang menjual pakaian, sepatu, dan lain sebagainya, sementara untuk Pasar Boswesen hanya menjual hasil kebun, buruan, dan lainnya. Alasan lainnya yaitu Pasar Modern Rufei berada di lokasi yang tidak strategis, jauh dari akses transportasi bagi mama-mama yang datang dari Tambrauw, Maybrat, Sorong Selatan, Raja Ampat, dan pulau-pulau kecil lainnya di sekitar Sorong.

Sementara itu, Mama Siska Bless yang telah berjualan sejak tahun 2001, sangat menyayangkan aksi penutupan yang dilakukan Pemerintah Kota Sorong. “Tempat ini katanya mau dibikin taman terbuka hijau ini percuma saja karena besok-besok orang mabuk yang akan tempati dan disitu pasti akan ada bisnis narkoba, minuman dan lain sebagainya,” kata Mama Siska Bless.

Dikatakannya, pedagang berjualan karena atas kemauan pembeli. Sebab jika pedagang pindah ke Pasar Modern Rufei maka para pembeli akan berbelanja di Pasar Sentral maupun Jembatan Puri. “Kalau kamu kesana, kami tidak akan kesana selama ada Jembatan Puri, ada Pasar Sentral, mereka tidak ada kesana. Jadi keputusan kami mama-mama di Pasar Boswesen, kami tetap akan berjualan disini Pasar Boswesen harga mati,” tegasnya. 

Sampai kapanpun, tambah Mama Siska, lapak bisa diruntuhkan, tiang-tiang dapat dibongkar dan tenda-tenda bisa dirobohkan, akan tetapi tanah yang diduduki di pasar tidak akan pernah rusak. “Pemerintah mau datang berulang-ulang kali kami tetap akan berjualan di tempat ini, jangan perlakukan kami seperti binatang,” tegasnya. Kuasa hukum pedagang Pasar Boswesen, Yohanes Mambrasar,SH menambahkan akan mengawal aspirasi atau tuntutan para pedagang kepada pemerintah. (juh)

ADVERTISEMENT
Previous Post

TNI Gadungan Berpangkat Serka Diringkus

Next Post

Kenaikan Pangkat Penyuluh Peternakan Tertunda 2Tahun

Related Posts

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
35
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak
Berita Utama

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
847
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
201
Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
583
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!
Berita Utama

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
95
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
Berita Utama

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
53
Next Post
Kenaikan Pangkat Penyuluh Peternakan  Tertunda 2Tahun

Kenaikan Pangkat Penyuluh Peternakan Tertunda 2Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa

Puncak Milad ke- 50, KPWI Serahkan Piala Bergilir dan Tanda Jasa

18 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Kilang Kasim Gelar Lomba Daur Ulang Barang Bekas untuk Dorong Budaya Kerja Berkelanjutan

HUT ke-81 RI, Kilang Kasim Gelar Lomba Daur Ulang Barang Bekas untuk Dorong Budaya Kerja Berkelanjutan

18 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!