Dokumen Deklarasi Rakyat Papua Barat Dukung Otsus dan DOB
MANOKWARI – Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw mengirimkan dokumen deklarasi rakyat Papua Barat yang berisi dukungan pada Otonomi Khusus (Otsus) dan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua kepada Presiden Joko Widodo.
Waterpauw mengatakan deklarasi tersebut merupakan kesepakatan bupati, walikota, Forkompinda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat Papua Barat. Selain ditujukan kepada Presiden dikirimkan juga kepada pemimpin lembaga tertinggi dan tinggi negara serta sejumlah menteri.
”Naskah deklarasi dukungan kebijakan Otsus dan DOB disampaikan kepada Presiden, Wakil Presiden Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Menkopolhukam, Mendagri, Menkeu, Menkumham, Menteri PPN/Bappenas, dan Kepala Staf Kepresidenan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/6).
Isi deklarasi tersebut menegaskan kebulatan sikap Papua Barat dari tingkat pemimpin hingga masyarakat dari berbagai latar belakang menginginkan pemekaran dalam bentuk DOB dan Otsus. ”Bersama Forkopimda Provinsi Papua Barat dan Para Bupati Walikota Se-Provinsi Papua Barat, Tokoh Adat,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Buruh, Perempuan,Tokoh Pemuda mewakili seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Barat menyatakan berkomitmen mendukung implementasi kebijakan Otsus di Tanah Papua,” ucap Waterpauw membacakan salah satu isi butir deklarasi.
Menurutnya, DOB dan Otsus diminta dijalankan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 untuk percepatan pembangunan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
”Sebelum dikirimkan kepada Presiden, deklarasi dukungan telah dibacakan dihadapan Forum Raker Bupati/Walikota se Provinsi Papua Barat di Gedung PKK, Manokwari, 14 Juni lalu,” katanya.
Pada saat pembacaan deklarasi tersebut pada 14 Juni lalu, Zakarias Horota, Sekretaris Dewan Adat Papua Wilayah III Doberai ditunjuk untuk membacakan deklarasi tersebut. Sebelum pembacaan deklarasi didahului penyampaian aspirasi oleh tokoh masyarakat, Soleiman Sikirit, dan tokoh pemuda, Sius Dowansiba.
Waterpauw menjelaskan deklarasi dukungan terhadap pemekaran dari para bupati dan masyarakat Papua Barat merupakan salah satu hasil dari pelaksanaan raker paripurna para bupati dan walikota se-Papua Barat.
Raker dibentuk sebagai wadah konsolidasi pemerintahan, kerjasama dan sinkronisasi program-program di daerah bersama provinsi.
”Tujuannya untuk mendukung penyelenggaraan, soliditas pemerintahan dan otonomi daerah. Mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan bertanggung jawab,” bebernya. Penjabat Gubernur Papua Barat turut membubuhkan tanda tangan pada dokumen deklarasi bersama para bupati, walikota, dan tokoh masyarakat Papua Barat. (bw)














