Konferensi Perdana PWI Papua Barat Daya, Sekjen Pesan Junjung Tinggi Demokrasi

AIMAS – Setelah setahun menyandang status sebagai Daerah Otonom Baru (DOB), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat Daya untuk pertama kalinya menggelar konferensi perdananya bertempat di Malak Ballroom Aimas Hotel & Convention Centre, Sabtu (16/12). Kegiatan yang mengusung tema ‘Pers Berdaulat, Pemilu Demokratis, Indonesia Maju’ ini dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Jhony Way bersama seluruh tamu VIP.

Jhony Way dalam sambutannya mengatakan, wartawan Indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sebagai mitra publikasi kegiatan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan. Wartawan atau pers juga berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap pemerintah atas pelaksanaan kebijakan. Di mana lebih daripada itu, pada tatanan pelaksanaannya pers merupakan pilar keempat demokrasi.

“Maka pers yang independen diperlukan dalam membangun demokrasi di Indonesia. Peranan pers sangat besar dalam menciptakan media massa yang mempunyai fungsi penyampai informasi dan penyalur aspirasi rakyat,” kata Jhony.

Asisten II Pemprov PBD mewakili Pj Gubernur saat memberikan sambutan. (Ayu/Radar Sorong)

Sebagai mitra Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, PWI Papua Barat Daya diharapkan tetap komitmen menyajikan berita yang akurat tepat dan berimbang. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar.

Sementara itu, Plt. Ketua PWI Provinsi Papua Barat Daya, Wahyudi mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) PWI Pusat, untuk PWI Papua Barat Daya pada 7 Juli 2023. Dimana atas dikeluarkannya SK tersebut maka secara otomatis mengakhiri SK Ketua PWI Sorong yang sebelumnya telah diterbitkan PWI Papua Barat pada pelaksanaan Musyawarah Daerah V yang diselenggarakan di Sorong.

“Secara otomatis, SK sebagai Plt. Ketua PWI Papua Barat Daya itu mengakhiri SK saya sebagai Ketua PWI Sorong yang diterbitkan PWI Papua Barat saat Musyawarah Daerah V yang dilangsungkan di Sorong untuk masa periode tahun 2022-2025. Jadi saya adalah orang yang menutup buku cerita dari PWI Sorong Raya,” kata Wahyudi dalam sambutannya.

Dikatakan Wahyudi, telah banyak hal yang dilakukan PWI Papua Barat Daya dalam perjalanan kurang lebih selama 6 bulan ini. Baik kegiatan ke organisasian ke jurnalistik kan maupun upaya membangun relasi bersama para mitra.

“Kami berharap dalam momentum konferensi ini, kerja sama dan jalinan yang sudah terhubung antara PWI dengan semua mitra, bisa tetap eksis dan dipertahankan karena dari sinilah akan terjadi simbiosis mutualisme,” terang Wahyudi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah menyampaikan, PWI Papua Barat Daya merupakan PWI di DOB pertama yang melaksanakan konferensi provinsi. Oleh sebab itu, PWI merasa perlu untuk segera membentuk kepengurusan PWI definitif di Provinsi Papua Barat Daya. “Karena kami masyarakat pers merasa punya kepentingan dalam mengawal demokrasi mengisi kedaulatan Republik Indonesia ini harus punya peran serta. Saya bahagia karena ini adalah konferensi provinsi PWI pertama di DOB,” ungkapnya.

Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah saat memberikan arahan. (Ayu/Radar Sorong)

Sayid menjelaskan, sesuai pleno PWI pusat telah ditetapkan dua kandidat Ketua PWI dan Dewan Kehormatan PWI Papua Barat Daya. Disebutkan Sekjen, memang cukup alot saat penetapan kandidat hingga akhirnya keluarlah 2 calon Ketua PWI Papua Barat Daya dan 3 calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Papua Barat Daya.

“Dalam konsentrasi ini, para anggota PWI peserta konferensi, harus siap menang siap kalah. Harus tetap saling menghormati siapa yang menang dan siapa yang kalah, karena inilah prinsip demokrasi,” papar Sayid.

Dilanjutkan Sayid, konferensi ini harus tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi. Sehingga kelak, PWI juga bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara, khususnya untuk Papua Barat Daya.”Jangan nanti setelah kontestasi ini malah terpecah-pecah. Mari sama-sama menguatkan tali persaudaraan dan pers di bagian timur. Saya yakin konferensi ini akan menghasilkan putra atau putri terbaik untuk memimpin PWI Papua Barat Daya,” pungkasnya. (ayu)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!