Lebih lanjut disampaikan oleh Kapendam bahwa berita yang disampaikan oleh gerombolan KKB bahwa Alm. Prada Enos Aninam meninggal dunia karena ditembak adalah sama sekali tidak benar. ”Almarhum meninggal dunia karena kecelakaan lalulintas. Berita hoax dari gerombolan Kelompok Separatis Teroris (KST) ini bukan hal yang pertama, tetapi sudah sering kali, sehingga jangan percaya dengan berita dan klaim dari gerombolan KST,” tegas Kapendam.
”Gerombolan KST ini memang sering sekali menyebarkan berita-berita bohong yang provokatif dan menteror masyarakat di Papua agar masyarakat di Papua merasa tercekam, ketakutan dan merasa tidak aman tinggal di Papua. Itulah ciri-ciri aksi teroris. Selalu sengaja membuat teror agar masyarakat di Papua ketakutan hingga terganggu aktifitas kehidupan sehari-harinya,” jelasnya. Ditambahkan, sampai saat ini situasi Papua secara umum aman dan kondusif serta masyarakat dapat beraktivitas seperti biasanya. (ant/**/al)














