Disinyalir Ada Perjudian dalam Balapan Liar, Kasat Lantas:Kami Akan Koordinasi dengan Reskrim
SORONG-Saling unjuk gigi saat melaksanakan Balapan Liar di jalan Basuki Rahmat, depan Taman DEO Sorong. Pengendara (Balap Liar) menyenggol pejalan kaki di depan Bandara DEO Sorong, Minggu malam, (12/3) pukul 20.00 WIT. Beruntung kejadian tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan (mediasi).
“Awalnya, ada aksi balap liar oleh pemuda yang sedang kumpul-kumpul di sekitar Bandara. Kemudian, saat berkendara ada salah satu pengendara yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya Oleh karena itu menyenggol pejalan kaki,”jelas Kasat Lantas Polresta Sorong Kota, Iptu Ryo Triatmoko. Senin (13/3).
Korban yang tidak bisa menahan emosi akhirnya memukul pengendara tersebut. Akan etapi kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Menyikapi balapan liar tersebut, Satlantas Polresta Sorong Kota secara rutin khususnya di jam rawan ataupun hari rawan seperti hari Minggu melaksanakan patroli, guna menghimbau dan mengarahkan masyarakat agar tidak berkumpul untuk melaksanakan balap liar karena hal ini sangat membahayakan bagi pengendara yang lain.
“Saya tegaskan, tidak segan untuk melaksanakan tilang di tempat apabila hal tersebut masih terus berlangsung. Karena, kami tetap menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat oleh sebab itu kami himbau kepada pengguna jalan agartertib berlalu lintas lintas,”tegasnya
Ryo menegaskan bahwa jalan raya merupakan jalanan umum dan bukan sikruit balapan, apalagi balapan liar. Sehingga jika masyarakat atau pengendara ingin balapan, bisa mencari tempat yang telah disediakan untuk balapan, bukan di jalan umum.
“Sebenarnya kami sudah sering melaksanakan patroli dan penindakan rutin untuk mengantisipasi balap liar.
Namun kami pun dilema di satu sisi ada masyarakat yang merasa senang dengan adanya balapan liar sementara di sisi lain banyak juga masyarakat yang merasa terganggu karena jalan yang terhambat dan merasa khawatir jika terjadi kecelakaan,”ungkapnya.
Menanyakan indikasi taruhan dalam balapan liar, Ryo menuturkan perihal adanya taruhan dalam balapan liar, pihaknya akan mendalami informasi tersebut sebab taruhan merupakan tindak pidana perjudian.
“Kami duga apabila masyarakat yang menonton pun taruhan. Makanya, memicu pengendara melakukan balapan namun itu masih sebatas indikasi kami tentunya harus mendalami dulu dan memastikan terkait informasi tersebut. Kami juga akan bekerja sama dengan Reskrim sebab domain kami hanya penindakan lalu lintas,”pungkasnya.(juh)















