OTK Tembak Warga Sipil hingga Tewas di Ilaga
JAYAPURA – Luki Murib, anggota KKB yang merupakan eksekutor penembakan yang menewaskan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya pada 15 April 2021 lalu, tewas tertembak dalam aksi baku tembak dengan personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz di sekitar Jembatan Ilame Kampung Erogama Distrik Omukia Kabupaten Puncak sekitar pukul 04.58 WIT, Sabtu (23/4). Selain Luki Murib, anggota KKB bernama Badaki Kogoya juga tewas. ”Luki Murib yang menjabat sebagai Panglima Lapangan Kodap III Kampung Ondugura berpangkat Brigjen itu membawa senjata jenis moser,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Muhammad Firman seperti dilansir Antara, Senin (25/4).
Dikatakannya, Luki Murib merupakan anak buah Titus Murib, pimpinan KKB bermarkas di Kampung Ondugura. Selain sebagai eksekutor penembakan Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha Karya, Luki Murib juga terlibat sejumlah aksi pembakaran rumah guru dan Kepala Suku Dambet pada 17 April 2021. Selain itu, ia terlibat penembakan personel Satgas Pamtas Yonif R 408/Sbh pada tanggal 27 Januari 2022, pembakaran honai milik Endis Kogoya pada tanggal 31 Januari 2022, penembakan mobil DF Satgas Gakkum Damai Cartenz pada tanggal 15 Februari 2022.
Firman menjelaskan, Luki Murib pernah terlibat kontak senjata dengan personel Satgas Lanud BKO Kodam XVII/Cenderawasih pada tanggal 19 Februari lalu, penembakan karyawan PT Martha Tunggal Tehnik (MTT) bernama Glen Sumampo pada tanggal 19 Februari lalu, pembakaran 2 unit kamp milik PT MTT pada tanggal 19 Februari lalu, jelas . Ia menambahkan bahwa Luki Murib juga terlibat pembakaran enam rumah di dekat tower Telkomsel dan di dekat SMK Ilaga pada tanggal 20 Februari lalu, pembakaran rumah warga pada tanggal 5 dan 6 April lalu, dan pembakaran bangunan PT MTT di Kampung Wako, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak pada tanggal 22 April 2022. Menurut Kombes Firman, Luki Murib aktif mencari senjata api dan amunisi, sedangkan Badaki Kogoya juga terlibat sejumlah aksi KKB di Ilaga.
Kombes Firman mengatakan, pihaknya awalnya sedang menyelidiki insiden pembakaran rumah warga di lokasi. Saat itu dua anggota KKB disebut menyerang petugas sehingga berujung aksi saling tembak. ”Terjadi saat anggota sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran rumah warga,” katanya.
Sementara itu, Senin (25/4) sore sekitar pukul 16.30 WIT, orang tak dikenal (OTK) menembak mati Samsul Sattu (45) di kawasan Pancuran Kampung Kibogolome Distrik Ilaga Kabupaten Puncak. Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan adanya penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak. “Memang benar ada warga sipil yang di tembak dan pelakunya belum bisa dipastikan siapa. Saat ini jenazah sudah berada di puskesmas Ilaga,” kata Irjen Pol Fakhiri.
Ditanyai apakah penembakan itu ada kaitannya dengan tewasnya dua anggota KKB, Kapolda mengaku belum bisa memastikan. ”Saya sudah perintahkan anggota untuk meminta masyarakat sementara waktu tidak melakukan aktivitas di luar rumah bila tidak penting guna menghindari terjadinya insiden penembakan atau penyerangan,” ucap Irjen Fakhiri.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal,SH menambahkan, setelah menerima laporan dari masyarakat bahwa ada penembakan terhadap warga, personel langsung menuju ke TKP dan langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga menggunakan truk. “Saat personel tiba di TKP, pelaku telah melarikan diri. Personel kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga,” katanya.
Kamal menjelaskan, sebelum kejadian, korban bersama tiga saksi sedang duduk minum kopi di depan teras rumah. Tiba-tiba pelaku bersama rekannya datang dari arah samping kanan rumah dan langsung menembak korban mengenai ketiak sebelah kanan. Setelah melakukan penembakan, pelaku lari menuju ke arah jalan raya. “Pelaku diketahui berjumlah 2 orang dengan ciri-ciri pada saat kejadian menggunakan baju loreng ungu dan celana pendek warna-warni, dan satu pelaku lainnya menggunakan penutup kepala, baju loreng ungu dan celana pendek warna coklat dengan membawa sebilah parang,” jelas Kamal.
Kamal mengatakan, pelaku diduga merupakan anggota KKB pimpinan Numbuk Telenggen. “Direncanakan jenazah korban akan diterbangkan oleh pihak Keluarga pada Selasa 26 April menuju Timika untuk selanjutnya dipulangkan ke kampung halaman di Toraja Sulawesi Selatan,” kata Kamal sembari menambahkan, saat ini situasi kamtibmas di wilayah hukum Mapolsek Ilaga dalam keadaan aman terkendali. (ant/**/al)















