• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 11 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya Prioritaskan Pengurangan Sampah

by admin
15 Februari 2023
in Berita Utama, Lintas Papua, Sorong Raya
0
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya Prioritaskan Pengurangan Sampah

Julian Kelly Kambu,ST,MSi, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya. (Rusmin/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait pengelolaan sampah, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi seluruh daerah di Indonesia termasuk Provinsi Papua Barat Daya, sehingga Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya selaku OPD teknis yang menanggulangi masalah sampah mengingatkan kepada seluruh daerah di wilayah PBD agar dapat memperhatikan dan menjadikan sampah sebagai prioritas dalam penanganan maupun pengurangan.  “Jadi kita fokus untuk mendukung SE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami menyampaikan kepada seluruh daerah yang ada di wilayah PBD agar kita harus memprioritaskan penanganan atau pengurangan sampah,” kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu,ST,MSi kepada Radar Sorong, Rabu (15/2).

Diterangkannya, di dalam UU No 18 tahun 2008, PP 81 tahun 2012, Perpres No 17 tahun 2017, Keputusan Menteri LHK dan peraturan lainnya, pada intinya pengelolaan sampah itu ada dua yakni pengelolaan sampah terkait penanganan dan pengelolaan sampah terkait pengurangan.  “Ke depan, wilayah Papua Barat Daya itu harus memprioritaskan penanganan dan pengurangan sampah. Untuk pengurangan sampah organic sudah banyak cara, misalnya sampah organic untuk pembuatan kompos, untuk pembuatan ekoenzim, untuk dimandaafkan sebagai maggot, juga bisa dijadikan sebagai makanan ikan, burung dan sebagainya,” jelasnya.

Berita Terkait

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

9 Oktober 2026
46
Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

27 September 2026
190
Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
10

Sumber daya sampah tersedia, bahkan produksi terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Karena itu, pihaknya tidak lagi bermain di konsep penanganan seperti yang selama ini berlangsung di Kota Sorong dan juga mungkin di wilayah lainnya di Papua Barat Daya ini, yakni mengumpul, mengangkut dan membuang di TPA, konsep ini tidak menyelesaikan masalah hanya memindahkan masalah.

Menurutnya, ada contoh kabupaten Banyumas yang menghentikan atau melarang sampah organic dibuang ke TPA, dan diberikan solusi dengan memanfaatkan belatung untuk mengurai sampah organic sehingga bisa menjadi makanan ikan, ayam, burung, dan sisanya menjadi kompos. Jadi tidak ada sampah yang dibuang. “Ke depan, konsep seperti ini harus kita gunakan di Papua Barat Daya, kita sosialisasikan, semua harus mengolah sampah organic baik itu dengan konsep belatung, dengan konsep ekoenzim, konsep pembuatan kompos dan sebagainya.  Banyak strategi pengurangan sampah organic yang bisa kita pilih dan aplikasikan di wilayah Papua Barat Daya ini. Ke depan kita bisa bekerjasama dengan Bank Sampah, kita tidak perlu datangkan instruktur, karena di Bank Sampah sudah tersedia instruktur, yang bisa kita lihat bagaimana sampah organic itu, belatungnya sudah bisa mengolah sampah organic, baik itu sisa-sisa roti, sisa ikan, makanan sisa dan sebagainya. Pengelolaan sampah dengan konsep pengurangan itu potensi besar yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru, bisa memberdayakan masyarakat, dan ke depan  bisa menjadi perusahaan daerah,” tandasnya.

Ditegaskannya, wilayah Papua Barat Daya khususnya Kota Sorong sebagai ibukota provinsi harus bersih, demikian juga dengan Raja Ampat yang merupakan primadona dan daya tariknya yang sudah tersohor dan mendunia yaitu pariwisata Raja Ampat, jangan sampai kawasan wisata Raja Ampat tercemar sampah organic maupun anorganik. Karena itu, pihaknya memprioritaskan pengelolaan sampah baik itu di Kota Sorong ibukota PBD, di Raja Ampat dan daerah lainnya di Papua Barat Daya ini. “Sebagai Plt Kadis LH,Kehutanan dan Pertanahan, prioritas kami ke depan bagaimana penanganan sampah dengan dua konsep tadi, pengurangan dan pengelolaan sampah, dan lebih kita kedepankan pengurangan sehingga sampah-sampah organic ini tidak dibuang ke TPA,” tegasnya lagi.

Ditambahkan, pilot project-nya pengelolaan sampah sudah ada di Bank Sampah, tinggal dikembangkan dalam skala besar melalui intenvensi pemerintah, sehingga ke depan mungkin di setiap kelurahan itu punya konsep pengurangan sampah organic. Demikian juga dengan sampah anorganik, juga punya potensi untuk dikelola sehingga bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat. “Kita mencintai negeri ini, mencintai Papua Barat Daya, mencintai wilayah kita, sehingga tidak boleh lagi kita membuang sampah di sembarang tempat, tetapi buang sampah di tempat yang telah disediakan. Khusus untuk wilayah Kota Sorong itu wajib hukumnya buang sampah tepat waktunya jam 6 sore sampah jam 6 pagi, dan tepat pada tempatnya,” imbuhnya.

Kelly juga mengingatkan kepada para pelaku usaha yang menghasilkan sampah melebihi 2,5 meter kubik setiap harinya, dengan mobil-mobil mereka jangan lagi buang di belakang Distrik Sorong Timur, tetapi harus langsung buang sampahnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “TPA itu bukan di belakang Distrik Sorong Timur tetapi di Jalan Sorong-Makbon, karena tadi pagi saya ada temukan beberapa mobil dari ruko-ruko membuang sampah di belakang Distrik Sorong Timur. Kita semua harus bersinergi dan berpartisipasi untuk mendukung dan mewujudkan wilayah Papua Barat Daya ini terlebih Sorong sebagai ibukota yang harus bersih dari sampah,” pungkasnya. (ian)

Tags: Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan PertanahanJulian Kelly KambuKelly KambuPapua baratPapua Barat DayaPBD
ADVERTISEMENT
Previous Post

Eliezer Divonis 1,5 Tahun Penjara, Netizen: Terima Kasih Hakim

Next Post

Kadis Pendidikan Kornelius: Kurang Tenaga Guru di Maybrat

Related Posts

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis
Berita Utama

Peduli Dampak Kabut Asap di Sorong, Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bagikan Masker Gratis

9 Oktober 2026
46
Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya
Berita Utama

Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

27 September 2026
190
Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis
Lintas Papua

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026
10
Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua
Lintas Papua

Sinergi PLN dan DEN: Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua

22 September 2026
12
MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II
Berita Utama

MTQ Nasional XXXI Resmi Berakhir,  Papua Barat Daya Raih Harapan II

20 September 2026
73
4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI
Berita Utama

4 Cabang Lomba Masuk 10 Besar, Bahasa Arab Putera Papua Barat Daya Raih Harapan II MTQ Nasional XXXI

18 September 2026
137
Next Post

Kadis Pendidikan Kornelius: Kurang Tenaga Guru di Maybrat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Tim Penanggulangan  Kebakaran Kodaeral XIV Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon

Tim Penanggulangan Kebakaran Kodaeral XIV Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Warmon

10 Oktober 2026
Team Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Tujuh HP di Asrama SMP Al-Izzah

Team Resmob Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Terduga Pelaku Pencurian Tujuh HP di Asrama SMP Al-Izzah

10 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!