Jakarta – Pratu Eka Johan Kaise, seorang anggota TNI yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua, ditemukan tewas mengenaskan di salah satu barak. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 03.00 WIT dini hari di barak yang berlokasi di Jalan Seralada, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Pratu Eka diduga kuat menjadi korban pembunuhan dengan luka tusukan dan sayatan di tubuhnya. “Benar adanya informasi itu. Kini kami sedang melakukan penyelidikan,” kata Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Johanes V Tethool seperti dikutip dari detikSulsel, Jumat (4/11).
Letkol Johanes mengatakan terdapat luka tusukan benda tajam di bagian dada dan perut sebelah kiri tembus ke belakang. Juga ditemukan luka sayatan di bagian atas kening dan telinga sebelah kiri.”Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi, anggota meninggal karena adanya kekerasan. Nah, kami akan berupaya mengungkap penyebab kematian dan siapa pelakunya,” ucapnya.
Dia menjelaskan, dari informasi yang dikumpulkan, korban pergi ke tempat hiburan bersama temannya dan mengkonsumsi minuman keras. Lalu, ketika pulang, ia tak kembali ke barak, melainkan ke tempat teman-teman satu kampungnya. “Informasi ini masih kami kembangkan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini,” ujarnya.(fas/idh/detikSulsel)















