Bahlil: Pj Bupati Mana ini, Tidur Mungkin. Harus Diberi Catatan Khusus Ini
SORONG-Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta Pj Gubernur Papua Barat Daya, Muhamad Musa’ad catatan khusus (teguran) kepada PJ Bupati Sorong Yan Piet Moso karena tidak hadir dalam rapat koordinasi teknis (rakornis) DMPTSP kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.Teguran itu disampaikan Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan di Rylich Panorama Hotel Kota Sorong, Jumat (4/7).
Awalnya, Bahlil mencari keberadaan Bupati Sorong diantara para bupati dan walikota yang hadir.”Bupati Sorong mana, sungguh mati. Tidur mungkin, baru turun dari pesawat ini,” katanya dalam sambutan.
Bahlil meminta agar Pj Gubernur Papua Barat Daya memberikan catatan khusus kepada Pj Bupati Sorong lantaran tidak hadiri pertemuan penting tersebut.
“Macam macam begini harus kasih catatan pak Gubernur. Kita ada bicara tentang pengembangan KEK dia (Pj Bupati Sorong) tidak ada. Harus kasih catatan khusus itu,” tuturnya.
Menteri Investasi menambahkan rata rata para Bupati berkunjung ke Jakarta hanya menceng saja sementara mengurus KEK saja tidak bisa. Bahlil bahkan mempertaruhkan posisinya sebagai menteri bilamana KEK dicabut.
“Bupati bupati hanya ke Jakarta par bagaya saja. Kalau KEK tidak bisa, untuk apa. Kalau KEK sampai dicabut, kita meninggal di ruangan ini kalau tanahnya tidak dibebaskan, jangan berharap bisa jalan. Tugas Pj Gubernur Papua Barat Daya selesaikan masalah tanah itu. Saya pun mungkin lebih baik berhenti jadi menteri kalau KEK di Sorong juga dicabut,”pungkasnya.(rin)














