SORONG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan Ground Breaking Pembangunan 1179 SPPG Polri dan peresmian 18 gudang ketahanan Pangan Polri pada Jumat (13 Februari 2026) yang bertempat di SPPG POLRI Palmerah Polres Metro Jakarta Barat.
Di Polda Papua Barat Daya acara tersebut diikuti secara daring (Zoom Meeting) yang dihadiri oleh Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, SE, dan Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya, Gubernur Papua Barat Daya diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Provinsi Papua Barat Daya Viktor Salossa, S.Pd, ST, MT, Kepala Dinas Satpol PP Provinsi Papua Barat Daya Vicente Campana Baay, S.IP, Kepala Regional BGN (Badan Gizi Nasional) Papua Barat Daya Elma Fitriani Polan, Pemimpin Perum Bulog Cabang Sorong Riyaldi Muslim.
Peresmian operasionalisasi 510 SPPG Polri, groundbreaking pembangunan 107 SPPG Polri dan peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri di 12 Polda ini guna mendukung Program ketahanan pangan Polri serta membangun sinergitas yang baik dalam mewujudkan SPPG Polri yang optimal.
Sebelum meresmikan SPPG, Presiden Prabowo telah meninjau SPPG Polri. Presiden didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BGN Dadan Hindayana.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi inisiatif Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis dan penguatan ketahanan pangan nasional.
“Saya sungguh merasa bahagia, merasa gembira dan merasa puas, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil suatu inisiatif di bidang yang mungkin sekilas bukan merupakan tugas pokoknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa, Polri saat ini telah memiliki 1.179 SPPG. Rinciannya, sebanyak 411 SPPG telah beroperasi dan 162 SPPG dalam tahap persiapan operasional.
“499 SPPG dalam tahap pembangunan dan akan selesai pada Maret 2026 ini, dan 107 SPPG dalam tahap groundbreaking. Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” terangnya.
Pada kesempatan ini juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dari Presiden RI, Kementerian Lembaga, BGN, Pemerintah Daerah, para mitra kerja, stake holder terkait lainnya, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bersatu padu, memberikan dukungan, asistensi serta senantiasa berkolaborasi, dalam pengembangan SPPG Polri serta ketahanan ppangan

Diharapkan ketahanan pangan dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Regional BGN Papua Barat Daya Elma Fitriani Polan saat diwawancarai Radar Sorong mengatakan bahwa, saya berharap dalam waktu dekat ada SPPG Polri di Papua Barat Daya.
Dikatakan Elma Fitriani Polan bahwa, saat ini di Papua Barat Daya kebanyakan mitra mandiri, di mana BGN bekerja sama dengan mitra-mitra, mereka yang mengelola. Di Papua Barat Daya ada 29 mitra mandiri, 2 di antaranya itu SPPG lahan khusus, pinjam pakai lahan milik kementerian lembaga.
“Di Kota Sorong ada 17 SPPG, di Kabupaten Raja Ampat 6 SPPG, di Kabupaten Sorong 5 SPPG, di Kabupaten Sorong Selatan ada 3 SPPG, sedangkan di Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw belum ada SPPG. Saat ini sedang disusun SPPG 3T (tertinggal, terdepan, terluar), sedang proses pembangunan untuk SPPG 3T,” terangnya.(*/akh)















