MANOKWARI – Pergeseran aparatur sipil negara (ASN) dari pemerintah Papua Barat ke Papua Barat Daya untuk memenuhi kebutuhan pegawai.
Pemerintah Provinsi Papua Barat mendapatkan jatah 153 ASN untuk bergeser ke Papua Barat Daya namun masih 94 ASN yang siap pindah.
Pj Sekretaris Daerah Papua Barat, Dance Sangkek mengatakan salah satu nama dari 94 ASN yang masuk dalam daftar pergeseran aparatur sipil negara yakni Yan Piet Mosso yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Kabupaten Sorong.
“Dalam daftar tersebut salah satu Yan Piet Mosso dan Karo Otsus,” ujarnya baru-baru ini.
Ditanya mengenai George Yarangga yang menjabat sebagai Pj Walikota Sorong apakah masuk dalam daftar tersebut, Ia menyebutkan bahwa namanya tidak ada dalam daftar.
“Untuk George Yarangga tidak ada dalam daftar yang kita kirim,” sebutnya.
Ia mengungkapkan sedikit aparatur sipil negara pemerintah Papua Barat yang mau pindah ke Papua Barat Daya.
“Kita tidak paksakan kepada ASN mau pindah atau tidak. Mengalir dengan sendirinya,” ungkapnya.
Ia mencontohkan sama halnya waktu Irian Jaya Barat (Papua Barat, red) terbentuk. Banyak ASN dari Papua yang tidak mau datang ke Papua Barat.
“Kita cari dari rumah ke rumah tidak ada yang mau. Nanti kalau sudah bagus baru semua mau pada pindah,” katanya.
“Kalau masih sulit, tidak ada yang mau, nanti kalau sudah enak baru semua minta pindah,” tambahnya.
Papua Barat Daya yang menjadi provinsi ke 38 membutuhkan 1.052 orang yang mendapat pindahan dari kabupaten-kota se Sorong Raya sebanyak 150 orang dan pemerintah Papua Barat 153 orang. (bw)













