Pascainsiden Pembakaran Camp Pekerja di Distrik Fef, Kapolres Tambrauw Tingkatkan Pengamanan dan Patroli

TAMBRAUW – Sebagai langkah antisipasi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pascainsiden pembakaran camp pekerja proyek di Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., meningkatkan pengamanan dan patroli rutin dengan melibatkan personel gabungan Polres Tambrauw, Brimob, TNI, serta unsur masyarakat.

Peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh TPNPB-OPM itu terjadi pada Rabu, 4 November 2026 di Kampung Sikor, Distrik Faf, menargetkan para pekerja proyek pembangunan jalan dan membakar sejumlah fasilitas serta kendaraan perusahaan (basecamp, sepeda motor, mobil Hilux, truk, dan ekskavator).

Pasca kejadian tersebut,
Kapolres Tambrauw bersama personel gabungan pada Jumat (6/11/2026) melaksanakan kegiatan berupa pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemantauan situasi keamanan di sekitar camp perusahaan dan Jembatan Imor Lama, Distrik Fef Kabupaten Tambrauw.

Dalam perkembangan penanganan insiden tersebut, korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang, yakni Naharudin (41), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi. Dengan demikian, seluruh tujuh pekerja proyek yang terdampak insiden pembakaran camp telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Kapolres Tambrauw telah mengambil sejumlah langkah strategis, di antaranya berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman dan kondusif.

Selain itu, patroli gabungan bersama personel Brimob, Kodim 1810/Tambrauw, dan Satgas Pamrahwan 764 terus ditingkatkan. Kegiatan tersebut meliputi pengamanan terbuka dan tertutup serta patroli mobile di wilayah Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Kapolres juga menginstruksikan jajaran Intelkam untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, Satbinmas agar terus mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, serta Satreskrim untuk melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Melalui langkah-langkah tersebut, Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Polres Tambrauw juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tidak menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Tambrauw.

Demikian press release yang disampaikan oleh
Kasubsi Penmas Humas Polres Tambrauw
Ipda La Ode Nursalam kepada insan pers pada Sabtu (7/11/2026). (*/akh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!