Lantamal XIV Bantu Padamkan Api
SORONG – Diduga saat hendak melaksanakan start egine usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite sebanyak 600 Liter, Speed Boat Immanuel terbakar di Dermaga Usaha Mina Sorong.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satuan Patroli Lantamal XIV Sorong membantu dalam upaya memadamkan nyala api.
Setelah nyala api berhasil dipadamkan, pantauan Jumat (1/7) asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara. Salah seorang saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku kaget. Ia mendengar bunyi ledakan saat melintas tak jauh dari speed boat tersebut.
“Kaget juga pas meledak, karena itu pas saya lewat dengan kapal saya di dekat speed,” aku Maruli, saksi mata yang melihat ledakan speedboat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sorong, speed tersebut baru berangkat dari Pelabuhan Usaha Mina Kota Sorong. Jarak ledakan speed boat dari Pelabuhan Usaha Mina sekitar 200 meter.
Menurut Maruli, dilihat dari tipenya, speed boat tersebut biasanya digunakan untuk mengantar wisatawan. Diketahui, speed boat baru saja mengisi bahan bakar minyak.
Maruli tidak melihat adanya penumpang di dalam speed. Hanya ada beberapa awak speedboat. Ia pun mengaku tak tahu tujuan speed boat tersebut.
“Saya tidak lihat ada penumpang. Kayanya hanya motoris dan beberapa orang, namun bukan turis. Bisa dibilang semacam ABK,” sebut Maruli.
Sementara itu Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal XIV Sorong melalui Letda (KH) Fahrurrozi yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kebakaran pada speed boat Immanuel tersebut.
Letda Fahrurrozi menjelaskan saat kejadian, aksi cepat Satuan Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIV Sorong, membantu memadamkan terhadap insiden terbakarnya Speed Boat Immanuel di Dermaga Usaha Mina, Sorong pukul 13.30 WIT.
“Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut,”jelasnya kepada Radar Sorong, Jumat (1/7).
Letda Fahrurrozi menuturkan pada pukul 13.55 WIT Satuan Patroli Lantamal XIV mengerahkan Sea rider X2k dan G7 dan menarik Speed itu ke Perairan Pulau Nana Lintang 0’54’340″S – 131’13’940″T. Sesampainya di Pulau Nana Speed dapat dipadamkan dengan Apar dan Pompa Alkon oleh Anggota Satrol Lantamal XIV bersama Polairud dan ABK speed.
“Dugaan kejadian kebakaran disebabkan setelah pengisian BBM Pertalite sebanyak 600 liter selesai, Kep speed melaksanakan start engine dan terjadi percikan api dari Accu dan langsung terjadi kebakaran,”pungkasnya.(juh)















