


Sholat Ied di Unimuda, Anak-Anak Dapat Snack
SORONG-Ratusan umat Muhammadiyah memadati halaman Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) Jumat (21/4) guna melaksanakan Salat Idul Fitri (1 Syawal) 1444 Hijriah. Pelaksanaan Salat Ied berlangsung dengan khusyuk dan penuh khidmat, dimana bertindak sebagai Khotib dan Imam adalah Ustad Amiruddin Syam.
Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH menjelaskan berkaitan dengan pelaksanaan hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 21 April 2023 untuk ummat Muhammadiyah.
“Kita sama-sama ketahui bahwa bilamana terjadi dua versi hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah di tanggal 21 April dan 22 April 2023. Kendati demikian, kedua versi tersebut memiliki dasar yang bisa dipertanggungjawabkan secara rasional dan juga secara dalil,”jelasnya kepada awak media.
Menurut Muhammad Ali, dari kedua versi hari Raya Idul Fitri, ummat dapat memilih dan itu merupakan hak individu masing-masing.
“Jadi kalau yang memang pilihannya hari ini itu kan seharusnya di akomodir dengan baik karena Nabi sendiri mengakomodir. Dan kalau pilihannya itu tanggal 22 April 2023, memang juga ada dasarnya. Ini adalah dinamika di dalam Islam, memang harus kita sama-sama memahami kedua persepsi dan dasar,”ungkapnya.
Sementara itu, Ustad Amiruddin Syam dalam Khotbahnya menambahkan banyak keberkahan yang diperoleh ummat dalam menyambut bulan suci Ramadhan, diantaranya keberkahan rezeki berupa uang, keberkahan makanan, keberkahan keturunan dan keberkahan.
“Kita semua sangat membutuhkan kerberkahan dan semoga kita dapat meraih keberkahan secara keseluruhannya,”tutupnya.
Sementara itu. Sholat Idul Fitri di Kampus Unimuda Sorong berlangsung lancar dan khidmat.
Rektor Unimuda Sorong Dr Rustamadji, M.Si dalam sambutannya mengajak jemaah untuj tidak membuat narasi bahwa Sabtu besok itu sholat Ied Pemerintah dan yang melaksanak sholat Ied hari inu bukan pemerintah.
Bahwa sholat Iedyang dilaksanakan hari ini berdasarkan perhitungan hisab,sehingga tidak perlu dipersoalkan
Pelaksanaan sholat Ied di Kampus Unimuda Sorong dimana bertindak sebagi Imam, Ust Arif Hidayatulla, Mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Unimuda Sorong.
Sementara bertindak sebagai Khotib Ust Drs Nursono Sidiq, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unimuda Sorong.
Dalam ceramahnya, Ust Nursono Sidiq menyampaikan banyaknya persoalan yang terjadi di negeri ini, seperti istri yang tidak lagi taat pada suamu, kerusakan morak, korupsi masih terjadi dimana-mana, kemungkaran masih dibiarkan saja, kemajuan teknologi yang banyak membuat lupa akan kewajiban kepada Allah SWT.
Berbagai persoalan itu menjadi tanggung jawab kita secara bersama -sama untuk menyelesaikannya.
Oleh karena itu usai melaksanan ibadah di bulan Ramadan, hendaknya kita bangun jiwa kita, kita bangkitkan nurani kita agar penderitaan kiranya dapat berganti kebahagiaan.
Mewujudkan hal itu, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan menyadari dan bertobat kepada Allah SWT.
Usai melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadan, Nursono Siduq mengajak jemaah Sholat Ied untuk tetap memelihara ketekunan kita dalam beribadah seperti yang telah dilaksanakan selama di bulan Ramadan.
Menariknya,sholat Ied di pelatarab Kampus Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, panitia Sholat Idul Fitri menyediakan air mineral dN snack untuk anak-anak.
“Snack yang kami siapkan sebanyak 200, tujuannya ya biar anak-anak jadi anteng, tenang, dan betah selama orang tuanya melaksanakan sholat,”ujar Candra, panitia yang juga manager toko Unimuda Sorong.
Snack yang diantaranya berisi coklat tampak sangat diminati anak-anak. Karena pelaksanaan Sholat Idul Fitri terpusat dimana salah satunya di kampus Unimuda Sorong, membuat jemaah yang hadir diakui Candra lebih banyak dari tahun 2022 lalu.
Pelaksanaan sholat Idul Fitri di Unimuda Sorong turut diamankan anggota Polres Sorong dan anggota dari TNI AD.(rin)













