• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 30 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Sempat Diamankan, 8 Warga Dipulangkan

by admin
22 September 2021
in Berita Utama
0
Sempat Diamankan,  8 Warga Dipulangkan

Kombespol Adam Erwindi,S.IK.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kombespol Adam Erwindi: Tak Terkait Kejadian Kisor Kabupaten Maybrat

MANOKWARI – Polisi mengamankan 8 orang warga yang sedang menggelar rapat di salah satu penginapan di Aimas Kabupaten Sorong. Dicurigai, kedelapan warga ini terkait dengan kasus pembunuhan 4 prajurit TNI di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Maybrat, 2 September lalu.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi yang dikonfrrmasi wartawan, Selasa (21/9) membenarkan diamankannya 8 warga  dimaksud. Polisi bergerak mengamankan 8 warga berdasarkan informasi dari masyarakat. 

Berita Terkait

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
459
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
41
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
49

“Ada penyampaian dari masyarakat bahwa DPO Kisor ada di sebuah penginapan di Aimas Kabupaten Sorong. Kemudian tim Polda dibantu TNI bergerak di lokasi dan diamankan orang-orang itu sebanyak 8 orang,” ujar Kabid Humas ditemui di kantornya, kemarin. Tim gabungan kemudian membawa kedelapan orang yang dicurigai tersebut ke Mapolres Sorong untuk diinterogasi. Adapun yang diamankan berinisial TS, SM, PP, KW, OS, WW, AW serta ES.

ADVERTISEMENT

Kabid Humas menuturkan, setelah diperiksa beberapa jam, ternyata kedelapan warga itu tidak ada kaitannya dengan kasus penyerangan Pos Koramil Persiapan Kisior yang mengakibatkan 4 prajurit TNI meninggal dunia dan 2 prajurit lainnya luka-luka. “Hasil pemeriksaan tidak ada kaitannya dengan kasus Kisor sehingga sorenya mereka semua dikembalikan,” jelasnya.

Dari kedepalan warga yang diamankan, salah satunya bernisial ES baru dipulangkan keesokan harinya. ES diduga Ketua KNPB wilayah Sewa Maybrat. “Diperiksa sampai pagi, ternyata dia (ES) juga tidak ada kaitanya dengan kejadian Kisor. Pemulangan 8 warga ini dilakukan sebelum 1X24 jam,” tandas Kabid Humas.

Sementara itu, tim gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap 17 DPO pelaku pembunuhan 4 prajurit TNI di Kisor, Maybrat. Sebagai bukti keseriusan, polisi juga telah menyebarkan foto para DPO hingga ke kampung-kampung. Sampai saat ini baru 2 pelaku yang diamankan, berinisial MY (20 tahun) dan MS (18). Sedangkan 17 tersangka yang DPO, yakni, Silas Ki, Manfred Fatem (31 tahun), Musa Aifat, Setam Kaaf, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem, Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Amos Ki, Musa Aifat, Moses Aifat, Martinus Aisnak, Yohanes Yaam, Agus Yaam, dan Robi Yaam.

Sedangkan sebagian warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Kabid Humas mengharapkan para pengungsi yang lain juga kembali ke rumah. Yang  dilakukan tim gabungan TNI-Polri adalah mencari pelaku penyerangan Posramil Kisor. Menurut Kabid Humas, ada beberapa tipe pengungsi, ada yang ke rumah keluarga di kampung-kampung lainnya di Maybrat, juga ke Sorong Selatan, Aimas bahkan Kota Sorong, sebagian warga juga ditakut-takuti oleh lain, serta warga dijadikan tameng oleh kelompok tertentu. 

Bupati Maybrat : Berani Berbuat Harus Berani BertanggungJawab

Bupati Kabupaten Maybrat, Dr.Drs Bernard Sagrim,MM menegaskan, pergeseran sejumlah anggota TNI-Polri ke Maybrat khususnya di wilayah Kisor Distrik Aifat Selatan dan Aifat Timur, bukan untuk mengintimidasi atau menakut-nakuti warga sipil, melainkan untuk memburu kelompok kriminal bersenjata yang terlibat langsung dalam aksi pembantaian empat personel TNI di Pos Koramil (Pos Ramil) Kisor 2 September lalu. Demikian ditegaskan Bupati Maybrat saat melaksanakan kunjungan kerja menemui para pengungsi di Aitinyo, Ayawasi dan Kumurkek, baru-baru ini.

Menurut Sagrim, masyarakat yang mengungsi ke hutan sebenarnya karena situasi kepanikan. ”Bapa pastikan bahwa tugas aparat itu hanya memburu para pelaku,” kata Bupati Maybrat sembari menambahkan bahwa para pelaku bisa diklasifikasi dalam proses penyelidikan dan pengembangan nanti siapa-siapa saja pelaku utama atau eksekutor, pelaku yang turut serta sebagai informan (penunjuk jalan), siapa saja yang sebagai penyandang dana dan sebagainya.

Terhadap para pelaku yang nekat melakukan perbuatan keji tersebut, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. ”Berani  berbuat juga harus berani bertanggungjawab,” tegas Sagrim.

Sagrim mengatakan, terhadap mereka yang  diamankan dan diinterogasi, jika tidak terlibat pasti dipulangkan. Oleh karenanya, Sagrim mengingatkan warga yang merasa keluarganya ikut dibawa untuk dimintai keterangan, tidak usah khawatir jika merasa tidak terlibat dalam organisasi terlarang. Diakui orang nomor satu di kabupaten Maybrat ini bahwa tragedi 2 September di Kisor adalah yang tercatat dalam sejarah kelam peradaban orang Maybrat. ”Orang yang tidak beragama sekalipun tidak mungkin berbuat tindakan sekeji itu. Ini menurut saya sejarah kelam yang tercatat dalam sejarah orang Maybrat,” kata Sagrim sembari mengharapkan kejadian di Kisor yang pertama dan terakhir kali di bumi A3 Maybrat. (lm/ris) 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Covidkan Pasien, 2 RS Digugat Rp 2.5 Miliar

Next Post

Sembuh Covid Tambah 14 Orang

Related Posts

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
459
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
41
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
49
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
64
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak
Berita Utama

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
911
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
210
Next Post
Sembuh Covid Tambah 14 Orang

Sembuh Covid Tambah 14 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
Kapal Perang TNI AL dari Papua Barat Daya Angkut Bahan Kontak untuk Korban Gempa Bumi NTT

Kapal Perang TNI AL dari Papua Barat Daya Angkut Bahan Kontak untuk Korban Gempa Bumi NTT

29 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!