Lakukan Pelayanan di Kampus Victory Sorong
SORONG – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong Goes to Campus. Kadisdukcapil Kota Sorong Onesimus Assem, S.Sos,MBA kepada Radar Sorong, Kamis (16/6) mengatakan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong menggelar kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Launching Inovasi ‘Sasar Milenial Dukcapil Jemput Bola Masuk Kampus’ dengan istilah SARMINI CAP JEMPOL MAS KUS yang dilaksanakan di Pendopo Universitas Victory Sorong, dilanjutkan dengan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan oleh petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong.

“Tujuan utama kegiatan tersebut yaitu kerja sama pihak Kampus Victory dan Dinas Dukcapil Kota Sorong menertibkan dan menerbitkan dokumen kependudukan bagi warga Kota Sorong, baik warga umum maupun khususnya bagi kaum milinial anak-anak mahasiswa di lingkungan kampus Victory Sorong,” jelas Onesimus Assem, Kamis (16/6).
Dikatakannya, memberikan pelayanan yang mudah dicapai masyarakat, maka kegiatan jemput bola merupakan salah satu program unggulan dari Dukcapil, dengan terjun langsung ke masyarakat demi memudahkan masyarakat khususnya mahasiswa untuk menjangkau layanan Disdukcapil Kota Sorong. “Sasaran utama launching kegiatan ini yaitu untuk memudahkan anak-anak kampus dan masyarakat luas harus dan wajib memiliki status kependudukan sebagai warga negara yang baik dan benar, agar hak dan kewajibannya di atur oleh negara,” tegasnya.

Ia menghimbau kepada mahasiswa dan warga Kota Sorong agar memanfaatkan program tersebut karena program tersebut tidak terbatas. “Kerja sama ini tidam terbatas pada kampus Victory saja kalau boleh kampus-kampus yang lain juga kita ajak untuk kerja sama ini,” ujarnya.
Pihak Unvic menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong dalam hal ini Disdukcapil Kota Sorong yang telah melakukan kerja sama mereka terhadap program Dukcapil tersebut. “Program Jemput Bola ini kami apresiasi karena merupakan kewajiban pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat untuk peduli dan memastikan setiap penduduk terdata secara administrasi dan memiliki dokumen kependudukan,” ungkapnya. Salah satu mahasiswa, Deni mengatakan Meskipun bukan pelayanan dasar, namun pelayanan adminduk menjadi dasar bagi pelayanan publik lainnya. “Ini memang wajib, karena masih banyak yang belum memiliki e-KTP. Padahal KTP ini sangat perlu untuk semua pelayanan publik seperti mau berangkat,” ucapnya. (zia)












