SORONG – Wali Kota Sorong Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj.Gamar Malabar,S.Sos,MM membuka kegiatan Sosialisasi, Koordinasi dan Kolaborasi Survei Biaya Hidup 2022 dan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Tahun 2022 yang berlangsung di Aula Samu Siret Kantor Wali Kota Sorong, Rabu (15/6).
Dalam sambutannya, Wali Kota Sorong mengatakan tugas utama pemerintah adalah melayani masyarakat, salah satunya dengan melakukan Survei Biaya Hidup 2022 dan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Tahun 2022 oleh BPS Kota Sorong, dan dalam hal ini Pemerintah Kota Sorong perlu mendukung program tersebut. “Sekali lagi saya tekankan bahwa tugas pokok kita adalah melayani masyarakat yang telah memberikan amanah kepada kita. Untuk itu, dalam memberikan pelayanan yang terbaik, tentu kita harus bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan cerdas, dan bekerja dengan ikhlas,” ucapnya.
Dikatakan, tantangan selanjutnya adalah memastikan bahwa masyarakat benar-benar menerima dan merasakan manfaat dari pembangunan, sehingga pembangunan dikatakan sukses jika program dan kebijakan pembangunan yang telah dibuat itu tidak hanya selesai dilaksanakan saja, tetapi juga telah diterima, dirasakan, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Oleh karena itu, kebutuhan akan data yang valid dan akurat merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan. Dengan data yang berkualitas, perencanaan pembangunan menjadi lebih tajam dan lebih tepat sasaran,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dengan memahami betapa strategisnya manfaat data dari Survey Biaya Hidup dan Sensus Penduduk Lanjutan ini, sudah menjadi keharusan bagi kita semua untuk mendukung pelaksanaan hajatan besar bangsa ini. “Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi di dalam SBH dan Sensus Penduduk Lanjutan dengan menerima kedatangan petugas sensus pada rumah tangga terpilih dan memberikan jawaban benar dan jujur,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Sorong beserta seluruh pihak agar wajib memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan Sensus Penduduk Lanjutan dan Survey Biaya Hidup oleh BPS Kota Sorong. “Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan kekuatan dan kemampuan bagi kita semua dalam melakukan upaya membangun Tanah Papua terkhusus di Papua Barat, untuk meraih apa yang kita cita-citakan untuk Kota Sorong,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Sorong Ir.Merry,MP menjelaskan bahwa BPS sebagai lembaga dengan visi “Penyedia Data Statistik Berkualitas untuk Indonesia Maju”, tahun ini kembali diberikan tanggung jawab besar untuk tetap melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan. Di antaranya adalah Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 dan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Tahun 2022. “Jadi hari ini kita melaksanakan Kegiatan Sosialisasi, Koordinasi dan Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Sorong yakni melibatkan Kepala Distrik, dan Kepala Kelurahan dalam rangka Survei Biaya Hidup 2022 dan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Tahun 2022,” katanya.
Merry menjelaskan, Sensus Penduduk (SP) 2020 Lanjutan Tahun 2022 merupakan lanjutan dari Sensus Penduduk 2020. Rangkaian kegiatan SP2020 terbagi ke dalam dua tahapan yaitu pendataan penduduk dengan menggunakan kuesioner sederhana (short form) yang sudah kita lalui bersama pada tahun 2020. Kemudian dilanjutkan dengan pendataan menggunakan kuesioner yang lebih rinci (long form) pada tahun 2022.
Kegiatan SP2020 Lanjutan semula direncanakan diselenggarakan pada tahun 2021, akan tetapi dengan penyesuaian tata kelola di masa pandemi Covid-19 dan adanya refocusing anggaran, maka pendataan SP2020 Lanjutan ditunda ke tahun 2022. “SP2020 Lanjutan mengumpulkan data lebih dalam mengenai karakteristik penduduk, mobilitas, perumahan, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, dan mortalitas pada 5.488 rumah tangga sampel di Kota Sorong,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan di lapangan SBH dan SP Lanjutan nantinya dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana dan tidak menemui kendala yang berarti. “Dengan harapan bapak/ibu lurah dan distrik dapat membantu petugas kami di lapangan untuk mendapatkan data yang akurat sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya. Sosialisasi Survei Biaya Hidup (SBH) juga disampaikan oleh Statistisi Ahli Muda Fungsi Statistik Distribusi Tri Rotua Siagian,SPt.MM. Ia juga menjelaskan bahwa Survei Biaya Hidup (SBH) merupakan salah satu bahan dasar penghitungan Indeks Harga Konsumen yang kita perlukan sebagai dasar penentuan kebijakan pemerintah. “SBH tahun 2022 saat ini tengah dilaksanakan di 154 kabupaten/kota, termasuk Kota Sorong, berlangsung sepanjang tahun dari bulan Januari sampai dengan Desember, pada 300 rumah tangga sampel di Kota Sorong. SBH 2022 bertujuan untuk menghasilkan pola konsumsi masyarakat sebagai bahan penyusunan diagram timbang dan paket komoditas terbaru dalam penghitungan IHK,” jelasnya. (zia)












