AIMAS – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Sorong bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sorong menyelenggarakan pelatihan digital marketing. Kegiatan tersebut mendapat partispasi dari ratusan para wanita pelaku UMKM di Kabupaten Sorong.
Ketua IWAPI Kabupaten Sorong, Febri Jein Andjar mengatakan, pelatihan digital marketing ini bermanfaat sebagai sarana promosi produk milik ibu-ibu pelaku UMKM. Apalagi dewasa ini, digital marketing menjadi primadona bagi pelaku UMKM di Indonesia
“Di samping biaya promosi yang sangat terjangkau pelaksanaanya pun terbilang mudah bahkan bagi para pemula. Sehingga pelatihan ini dianggap tepat menyasar para IRT yang selama ini masih minim dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana mempromosikan usahanya,” terang Febri.
Menurutnya saat ini platform market place sudah menjamur di dunia maya. Hanya saja pemanfaatannya yang belum banyak dimaksimalkan, padahal peluang pasar di sana justru meningkat signifikan.

FOTO, Penyematan tanda peserta pelatihan digital marketing
“Apalagi sejak pandemi 2020 lalu, di daerah yang sudah lebih maju menggunakan berbagai saluran media sosial untuk ‘menjajakan’ usaha mereka. Di sini juga para pelaku UMKM harus bisa,” tegasnya. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari Pj Ketua PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Sorong, Anace Moso, atau yang akrab disapa Anie Moso. Kepada wartawan, Ani mengatakan, pihaknya akan bekerjasana serta mendukung giat-giat IWAPI dalam memberdayakan wanita pengusaha di Kabupaten Sorong.
“Oleh sebab itu, dukungan nyata dari TP-PKK akan terus berkelanjutan mulai dari awal hingga pada pemasarannya nanti. Sehingga usaha kaum perempuan ini dapat terus meningkat serta memberikan income bagi keluarga,” kata Anie Moso.
Ia berpesan perempuan pelaku UMKM diharapkan dapat selalu memaksimalkan potensi diri masing-masing. Hal tersebut sebagai kesiapan awal dalam menghadapi inflasi di kemudian hari. (ayu)















