AIMAS – Guna mewujudkan keinginan bersama pemerintahan Kabupaten Sorong yang bebas korupsi, Inspektorat Kabupaten Sorong memprakarsai penandatanganan nota kesepahaman Piagam Audit Intern, Senin (12/12). Pada kegiatan tersebut, 8 dari 30 pimpinan OPD yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sorong telah ikut berkomitmen dan bersepakat, diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PM-PTSP, Dinas PU, RSUD JP Wanane dan beberapa dinas lainnya.
Penjabat Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM menyatakan, pada dasarnya pemerintahan yang bersih dan berwibawa harus menjadi komitmen penyelenggara negara, terutama para pemimpinnya. “Sebagai pemimpin kita harus memastikan diri ini bersih terlebih dahulu, sebelum menerapkan prinsip itu kepada unit yang kita pimpin. Itu bagian dari integritas seorang pemimpin yang berhubungan dengan moral dan etika dalam prinsip penyelenggaraan pemerintahan,” kata YP Moso.
Dijelaskannya, korupsi tidak selalu berkaitan dengan uang, melainkan ada beberapa indikator lain yang juga dapat dikategorikan sebagai bentuk korupsi. Misalnya berkata tidak jujur, tidak disiplin waktu, bahkan menjanjikan program yang tidak kunjung terealisasi juga merupakan bagian dari korupsi.Ke depan, ia berharap pemerintahan dapat dikelola secara lebih profesional. Juga harus dipastikan agar rakyat ikut menjadi bagian terpenting dari penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Pj Bupati menegaskan, bahwa pemerintah hanyalah penyelenggara negara sehingga tidak dibenarkan seorang peyelenggara negara melakukan penyalahgunaan kewenangan untuk kepentingan pribadi. “Jangan sampai kewenangan itu dimanfaatkan untuk memperkaya diri, atau untuk mendapatkan sesuatu hal yang diinginkan. Saya berharap di masa kepemimpinan saya, penyelenggaraan pemerintahan harus bebas korupsi, harus zero,” tegas Moso.
Oleh karenaya, dia menekankan agar akuntabilitas di seluruh OPD harus benar-benar terukur. Karena semua pihak menginginkan perubahan di areal yang menjadi substansi KPK, BPK dan para pihak di Inspektorat, maka setiap pemeriksaan dan evaluasi pimpinan harus lebih baik. (ayu)















