Masyarakat Cukup Bayar Rp 245.000
SORONG- Menjalang perayaan Natal dan Tahun baru 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melaksanakan Pasar Murah di halaman Gereja Maranatha Remu, Kota Sorong. Selasa (20/12), yang dibuka oleh Pj. Walikota Sorong, George Yarangga.
Pasar murah tersebut menjual Beras 10 Kg seharga Rp 100.000, 2 Liter Minyak Goreng seharga Rp 30.000, 5 Kg Tepung terigu seharga Rp 35.000 dan 5 Kg gula pasir seharga Rp 50.000. Pelaksanaan pasar murah ini berlangsung di 3 titik, yakni Gereja Immanuel Boswesen, Gereja Maranatha Remu dan Bukit Tabor, Km 11.
Pj. Wali Kota Sorong, George Yarangga, menjelaskan perdagangan bahwa hari ini ada kegiatan yang dilaksanakan di tiga. Yang mana pasar murah ini sudah pernah utus pelaksanaannya di 3 titik yaitu di halaman Gereja Immanuel sebanyak 432 peket, Gereja Marantha 450 paket dan halaman Bukit Tabor 432 paket, total paket 1.314.
“Harga per paketnya hanya Rp 245.000, beda kalau di pasaran sekitar Rp 500.000. Pasar murah dilaksanakan untuk membantu warga kita, agar ada persediaan untuk persiapan Natal dan tahun baru,”jelasnya kepada awak media.
Pelaksanaan pasar murah ini, sambung Pj. Walikota bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Meskipun Kota Sorong dihuni oleh masyarakat heterogen, semoga paket yang disediakan distribotor cukup.
“Kami sudah mendapatkan laporan dari Bulog bawa ketersediaan bahan pokok di kota ini cukup 3 bulan kedepan. Sehingga, masyarakat tidak perlu panik buying, tetap tenang saja. Percaya pada pemerintah yang merupakan wakil Allah,”ujarnya.
Sementara itu, laporan Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong, Andy Asmuruf bahwa pasar murah ini bertujuan untuk peningkatan daya beli masyarakat jelang perayaan Hari Natal. Dan juga, memberikan kesempatan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah di Kota Sorong untuk membeli dengan harga murah.
Selain itu, sambung Andy kegiatan pasar murah juga bertujuan untuk engendalian inflasi daerah sebagai akibat kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu.
“Pemulihan ekonomi pasca kita mengalami Covid 19. Dan, sasaran kegiatan ini untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Karena pasar murah ini, bersumber dari dana Otsus sebesar 250 juta,”tuturnya.
Salah satu pembeli, Mama Albertina mengatakan sangat bersyukur dengan adanya pasar murah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Sorong. Sebab harga yang diberikan sangat murah dibandingkan harga pasaran, apalagi untuk dirinya yang hanya memiliki uang pas-pasan.
“Saya beli beras, gula, tepung dan minyak goreng. Ini kalau belanja di pasar pasti lebih mahal, apalagi kami yang memiliki uang pas-pasan,”pungkasnya seraya senyum bahagia.(juh)
















