Seleksi Penerimaan Anggota Polri Masuk Tahapan Rikmin.
AIMAS – Pemerintah Kabupaten Sorong menggelontorkan sejumlah anggaran guna mendukung proses perekrutan Anggota Polri tahun 2023. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sorong AKBP Yohanes Agustiandaru, SH, S.IK, MH.
Kapolres menerangkan, anggaran tersebut digunakan untuk operasional calon siswa (Casis) selama proses seleksi. Diantaranya, mereka yang mendaftarkan diri melalui Polres Sorong.
“Operasional bagi Casis yang diakomodir menggunakan anggaran bantuan dari pemerintah, diantaranya tiket berangkat Casis dari Polres Sorong ke Polda Papua Barat serta akomodasi dan biaya pergantian administrasi. Penginapan Casis selama tes di Manokwari juga disiapkan. Bahkan biaya pulang dari Manokwari ke Sorong bagi Casis yang tidak lulus pun ditanggung,” terang Kapolres.
Oleh karenanya, Kapolres merasa sangat terbantu atas support anggaran dari Pemerintah Daerah. Sebab hal tersebut sangat membantu untuk mengurangi beban masyarakat Kabupaten Sorong yang akan mengikuti tes Polri.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan support anggaran yang diberikan. Semoga bantuan seperti ini dapat di tiru oleh Pemerintah Daerah lainnya, sehingga masyarakat terutama Putra Putri Papua yang berminat menjadi Anggota Polri bisa terbantu,” kata Kapolres.
Sementara itu, Kapolres selaku u Ketua Pabanrim Polres Sorong mengatakan, saat ini seleksi Penerimaan anggota Polri tahun 2023 sedang berlangsung dan telah memasuki tahapan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal. Dimana pelaksanaan Rikmin Awal Casis Akpol, Bintara PTU, Bintara Brimob, Bintara Bakomsus Tenaga Kesehatan dan Tamtama Brimob berlangsung melibatkan pengawas dari Internal dan Exsternal.
“Untuk pengawas Internal terdiri dari Sie Propam dan Sie Was Polres, sedangkan pengawas Eksternal melibatkan dari berbagai pihak diantaranya Dinas Dukcapil Kabupaten Sorong, Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Ketua LMA Malamoi Kabupaten Sorong dan Tokoh masyarakat Suku Moi,” beber Kapolres.
Ia menerangkan, dengan adanya pengawas Internal dan Eksternal tujuannya agar terciptanya Rekrutmen Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) serta Clean and Clear.
Dalam kegiatan pemeriksaan Administrasi Awal yang menjadi sasaran pemeriksaan petugas adalah keabsahan ijazah, pengecekan standar nilai raport dan ijazah, pengecekan keabsahan KTP dan KK serta akte kelahiran, penghitungan batas usia minimal dan maksimal, pengecekan domisili, dan pemeriksaan berkas administrasi lainnya.
Kabag SDM Polres Sorong AKP Subagiyo S.Sos, MH memastikan proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan anggota Polri Bintara serta Tamtama, tidak dipungut biaya apapun alias gratis. (ayu)












