WAISAI – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dalam rangka pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) se-Provinsi Papua Barat (PB). Rakornis tersebut berlangsung selama dua hari di Aula Villa dan Resort Korpak, Jalan Trans Waiwo, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, (10-11/3). Rakornis selama dua hari itu, mengambil tema, “Membangun Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat dengan memanfaatkan potensi energi dan sumber daya mineral,”
Dalam sambutanya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan melalui Asisten II Setda Pemprov Papua Barat, Melkias Warinussa menjelaskan, penyelenggaraan pemerintah daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan pemberdayaan dan peran masyarakat serta peningkatan daya saing daerah dengan manfaatkan potensi daerah baik itu, pemerataan keadilan, dan kekhasan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam rangka itu, sambung Asisten II, efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan Pemerintah Daerah perlu ditingkatkan dengan lebih memperhatikan aspek-aspek hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah maupun antar daerah dalam hal ini Provinsi dan Kabupaten/kota, serta pemanfaatan potensi sumber daya alam dan keanekaragaman daerah.
“Hal ini berarti Rakornis yang dilaksanakan saat ini benar-benar mempunyai arti penting dalam rangka mengkoordinasikan dan mensinkronkan usulan program dan kegiatan (ESDM-red) yang diajukan Pemerintah kabupaten dan kota ke provinsi serta pemerintah pusat,” terang Asisten II Setda Pemprov Papua Barat.
Ia menyebutkan, pembangunan sektor ESDM di Papua Barat penuh harapan dan tantangan. Artinya bahwa, Papua Barat memiliki potensi ESDM yang cukup potensial. Namun, belum dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semuanya ini menjadi tantangan bagi pemerintah khususnya segenap jajaran sektor energi dan sumber daya mineral baik di pusat, maupun di daerah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara optimal guna terwujudnya tujuan pembangunan yaitu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat. Dalam konteks itu, maka koordinasi, sinkronisasi dan keterpaduan antara berbagai sektor menjadi sesuatu yang sangat penting,”tuturnya.
Sementara itu, Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Raja Ampat, Wahab Sangaji mengatakan, menyambut baik rakornis yang dilaksanakan, mengingat forum seperti ini sangat konstruktif dan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai wahana dialog dan komunikasi yang intensif untuk menggali peluang dalam memanfaatkan dan mengelola potensi sumber daya alam (SDA) di masing – masing kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat,” ujar Mantan Kadis Lingkungan Hidup Raja Ampat, Wahab Sangaji Kamis Kemarin.
Kegiatan Rakornis tersebut dihadiri dua orang Narasumber yakni dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan Biro Fasilitas dan Kebijakan Energi dan Persidangan Dewan Energi Nasional beserta peserta Rakornis dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota, beserta para undangan Rakornis se-Papua Barat. Termasuk dihadiri lansung Kepala Dinas ESDM Papua Barat, Yohan Abraham Tulus.(hjw)















