17 Orang Pembeli Pertama Diberikan Diskon 2,5%
SORONG – Peletakan batu pertama Sorong Modern City, kawasan komersial modern dan terpadu di Jl. Yos Sudarso Kampung Baru Kota Sorong telah dilaksanakan pada hari Rabu (15/3).
Acara diawali dengan tarian Papua, kemudian doa dipimpin Pdt. Jean Haurissa, M.Si dan Ustadz H. Rofiul Amri, M.PdI, pemutaran video – foto dan pemaparan/presentasi tentang proyek Sorong Modern City (SMC) oleh Senior Marketing Manager PT. Moderen Multi Graha (MMGH) Yopie Irawan.
Kemudian sambutan disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT. Moderen Multi Graha (MMGH) selaku developer SMC, Cecep Darmakusumah, Founder Multi Modern Group Sonny Waplau, Mantan Walikota Sorong Drs.Ec. Lambert Jitmau, MM, Pj. Walikota Sorong George Yarangga, A.Pi, MM, Pj. Sekda Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Ir. Edison Siagian, ME.

Setelah sambutan dilanjutkan penyerahan sertifikat tanah reklamasi oleh Kepala BPN Kota Sorong Yarit Sakona, S.SiT, kepada Pj Walikota Sorong, selanjutnya dari Pj. Walikota Sorong diserahkan kepada Dirut PT. MMGH. Dan penyerahan IMB dari Pj. Walikota Sorong kepada Dirut PT. MMGH.
Setelah itu dilanjutkan prosesi peletakan batu pertama proyek SMC oleh Pj. Gubernur PBD yang diwakili Pj. Sekda PBD Edison Siagian, Pj. Walikota Sorong George Yarangga, founder Multi Modern Group Sonny Waplau, mantan Walikota Sorong Lambert Jitmau, Komisaris Utama PT. MMGH Ir. Ricky, Dirut PT. MMGH Cecep Darmakusumah, dan perwakilan masyarakat adat Papua, Willem.
Dirut PT. MMGH Cecep Darmakusumah mengatakan bahwa, acara peletakan batu pertama ini sebagai perwujudan nyata dari PT. Moderen Multi Graha untuk berperan serta dalam pembangunan industri properti di Kota Sorong.
SMC merupakan kawasan komersial modern dan terpadu yang akan dibangun di atas tanah reklamasi seluas kurang lebih 20 hektar, yang terdiri dari ruko bisnis, food and beverage, kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan/mall, hotel bintang 3 dan 4, apartemen, pusat jajan dan prasarana-prasarana yang nyaman dan berkualitas. “Pemakaian semua utilitas di bawah tanah sehingga tidak ada kabel-kabel di atas, serta jalan-jalan yang cukup lebar mampu menampung 4 lajur. Termasuk juga ada taman pedestrian di pinggir laut sepanjang 800 meter yang bisa dipakai untuk santai atau acara keluarga,” ungkapnya.

Menurut Cecep tahap pertama pembangunan kawasan komersil modern terpadu SMC akan dimulai pada pembangunan kawasan ruko blok 1, 2, 3 yang sedang dipasarkan. Pihaknya akan membangun secara keseluruhan 169 unit dan yang sementara dipasarkan sekarang 87 unit.
“Kita akan beri diskon 2,5 persen untuk 17 pembeli pertama. Setelah 17 pembeli yang pertama kita kembali ke harga semula. Ini saat yang tepat untuk membeli ruko di SMC,” terangnya.
Sementara itu, Pj. Sekda PBD Edison Siagian mengatakan bahwa, pihaknya berpesan kepada PT. MMGH janji-janji yang diawali pada saat peletakan batu pertama ini nantinya harus dipenuhi. Karena ini kawasan yang sangat sensitif, langsung laut dan di depannya jalan raya. Hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan dan kepadatan harus jadi perhatian.
“Dampak positif adanya kawasan ini pastinya investor akan banyak yang datang. Dan saya sangat yakin Kota Sorong ini sudah jadi kota internasional, sehingga kawasan seperti ini perlu ada untuk mendukung sebagai kota internasional dan ibukota Papua Barat Daya,” tegasnya.
Sementara itu, Pj. Walikota Sorong George Yarangga mengatakan bahwa, Sorong ini kota jasa, kota perdagangan, tidak punya potensi yang lain seperti kabupaten yang punya lahan pertanian yang luas.”Jadi kita memang harus jual jasa dan perdagangan, apalagi kalau kita lihat Pelindo sudah menjadi pelabuhan untuk kawasan timur, kalau ini (SMC) tempatnya strategis dan dekat sekali dengan Pelindo. Kalau SMC terbangun di sini menurut saya ini strategis sekali, karena selain memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Kota Sorong, tapi juga menyerap tenaga kerja,” terangnya.
Dikatakan bahwa Sorong ini jadi pintu transit bagi wisatawan dari manca negara, mereka sebelum ke Raja Ampat dan setelah dari Raja Ampat transit dulu du Sorong. Sehingga sangat strategis kalau di sini dibangun hotel berbintang viewnya langsung Raja Ampat.”Kalau saya ini menarik sekali. Kita juga memacu untuk bagaimana meningkatkan PAD kita, bagaimana meningkatkan ekonomi kita. Yang penting semua syarat-syarat harus dipenuhi, seperti RTRW, walaupun modern tapi juga menjaga kaidah-kaidah yang ada, sehingga Kota Sorong tetap bersih, indah dan nyaman,” tegasnya.(akh)
















