SORONG- Salah satu kandidat yang dipastikan siap dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya adalah Drs.Ec. Lambert Jitmau, MM. Komitmen tersebut telah disampaikan Lambert Jitmau dalam pernyataan persnya di salah satu Lobi Hotel ternama di kota Sorong (19/2).
Berdasarkan Informasi yang beredar seputar persiapan pelaksanaan musda I Partai Golkar PBD, sejumlah ketua ketua DPD II Kabupaten- Kota berpeluang memberikan dukungan kepada Drs.Ec. Lambert Jitmau,MM untuk maju dalam bursa pencalonan sebagai calon tunggal. Dukungan ini bisa diperkuat dengan adanya konsolidasi yang dilakukan LJ dan jajan pengurus untuk melaksanakan Musda di lima kabupaten dan satu kota di provinsi PBD.
Terkait pencalonan dirinya, Lambert Jitmau mengatakan bahwa Golkar miliki banyak kader kader terbaik yang berpengalaman dalam percaturan politik sehingga baginya terbuka peluang bagi siapa saja bisa berkompetisi untuk merebut orang nomor satu di partai Golkar Papua Barat Daya. ” Kebebasan diberikan kepada setiap Kader untuk mendaftar namun tentu harus memenuhi syarat ketentuan aturan yang berlaku di partai Golkar” tandasnya.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat itu menjelaskan bahwa Partai Golkar bukanlah pendatang baru di negara tercinta Indonesia, tetapi partai ini terlah berjaya dimasa Orde Lama, Orde Baru bahkan di era reformasi masih tetap eksis. Oleh karenanya Jika menahkodai Partai Berlambang Beringin itu di provinsi Papua Barat Daya pihaknya berkomitmen memenangkan pemilu Presiden, Pemilu Legislatif dan Pemilukada Gubernur Papua Barat Daya dan Pemilukada Bupati-Walikota se-Papua Barat Daya.
” Saya bukan hanya ngomong, tapi saya sudah membuktikan itu di Pemilukada lalu, dan legislatif miliki 8 Kursi DPRD Kota Sorong, Fraksi Golkar terbesar di Papua Barat, Kabupaten Sorong 7 kursi, dan lain lain, itu prestasi gemilang yang patut diapresiasi” tandasnya sembari menegaskan bahwa sebagai partai besar, partai terbuka, partai milik Rakyat, Golkar miliki banyak kader yang berpengalaman dan prestasi yang sudah teruji di masyarakat.
Lanjut mantan Walikota Sorong dua periode itu menegaskan bahwa dalam sebuah organisasi pasti ada perbedaan pandangan, pendapat dan sebagainnya terkait penolakan pelaksanaan musda yang dimandatkan oleh DPP untuk melaksanakan Musda, namun baginya perbedaan itu tidak boleh membuat kita sebagai kader kader membangun perpecahan tetapi dengan semangat gotong royong kita harus bersatu untuk untuk membangun partai ini besar untuk memenangkan pesta demokrasi pemilu Legislatif dan Pemilukada serta Pemilu Presiden 2024. (ris).















