
SORONG-Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Dr.Drs.Muhammad Musa’ad,M.Si melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Maybrat didampingi Pj Sekda PBD Ir Edison Siagian, ME, Pj Bupati Maybrat Benhard Rondonuwu dan Kapolda PB Irjen Pol.Daniel TM Silitonga serta unsur forkopimda Provinsi Papua Barat Daya, Senin (7/8).
Pj Gubernur PBD disambut dengan tarian khas Papua dan pengalungan tas Noken dan serta topi tradisional Maybrat. Tampak istri Pj Gubernur Andara Ariyani Musa’ad juga turut mendampingi.
Dalam kunker tersebut, Pj Gubernur PBD memimpin apel pagi perdana di Kabupaten Maybrat dengan menyampaikan beberapa poin penting bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat.”Kami dari Pemprov PBD serta semua jajaran pemerintah, baik sipil, dan militer TNI/Polri. Kehadiran kita ini menunjukkan kita bagian dari Republik Indonesia. Tanah Papua di topang oleh 3 pilar, Adat, Agama dan Pemerintah,” katanya ketika memimpin Apel di Alun-alun Kumurkek.
Pj Gubernur mengatakan, kehadiran Pemprov lengkap menandakan semua bersatu. Ini sebagai simbol kekuatan guna mengajak dan menunjukkan bahwa Pemprov bagian dari semua yang ada di Maybrat.
“Saya baru pertama datang ke Kumurkek, dan saya datang pada waktu tepat, ini bukan kebetulan tapi semua Tuhan punya rencana,” kata Pj Gubernur PBD ketika memberikan arahan pada apel bersama ASN di Maybrat.
Dikatakan Bertepatan dengan Bulan Agustus, Pemprov datang untuk bersama-sama menyuarakan bulan kemerdekaan.
“Sejak 1 Agustus sudah ditetapkan sebagai bulan kemerdekaan. Sehingga pada kesempatan ini akan ada sejumlah kegiatan yang dilakukan. Ada gerakan pembagian 10 juta bendera sebagai penghormatan kita kepada pejuang,” jelasnya.
Lanjutnya bahwa, Tugas pemerintah adalah sebagai pelayan masyarakat, bukan sebagai bos. Bahkan masyarakat yang adalah bosnya.
“Jadi bekerja dan tunjukan kontribusi kepada masyarakat dengan baik secara optimal,” tegasnya.
“Termasuk membangun dan memberdayakan masyarakat, bukan memperdayakan. Jangan jadikan masyarakat sebagai alat untuk kepentingan sesaat,” tegasnya lagi.
Pj Gubernur PBD menambahkan bahwa pada momen politik ASN, jangan coba-coba main politik.”Karena ada sanksi jika ASN bermain politik,” ungkapnya.
Menurutnya, Pemerintah harus semakin mantap dalam memberikan pelayanan.Dukungan dari masyarkat untuk bersama-sama pemerintah membangun Papua Barat Daya.”Mari bersama membangun daerah ini, kita harus sinergi. Mari kita bergandengan tangan melaksanakan tugas sesuai tupoksi demi memberi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu, menyampaikan ucapan terima kasih karena Pj Gubernur Papua Barat Daya serta jajaran mengunjungi Kabupaten Maybrat.
“Pemkab Maybrat selalu bersama-sama satu hati dan satu tekad membangun bersama dengan dukungan dan bimbingan agar apa yang direncanakan semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu, kata Pj Bupati bahwa arahan dan petunjuk dari Pj Gubernur sangat diharapkan agar apa yang pihaknya laksanakan seturut program Pemerintah Provinsi.
“Sekali lagi selamat datang di Kabupaten Maybrat Bapak Gubernur. Terima kasih sudah hadir di Kabupaten Maybrat tercinta ini,” pungkasnya.(zia)















