• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 29 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kasus Balita Meninggal, Dinkes Kota Sorong Investigasi Dugaan Kelalaian RS Usai Unggahan Ibu Korban Viral

by REDAKSI
14 Juli 2026
in Berita Utama
0
Kasus Balita Meninggal, Dinkes Kota Sorong Investigasi Dugaan Kelalaian RS Usai Unggahan Ibu Korban Viral
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

SORONG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong tengah melakukan investigasi mendalam terkait kasus meninggalnya seorang anak balita yang diduga akibat kelalaian penanganan medis di salah satu rumah sakit swasta di Kota Sorong. Langkah ini diambil pemerintah setelah unggahan pilu ibu korban viral di media sosial.

Kasus ini mencuat setelah akun Facebook atas nama Yuliasti Nasir, yang merupakan ibu kandung korban, membagikan kronologi memilukan selama anaknya dirawat. Dalam unggahannya, Yuliasti mengeluhkan lambatnya respons tenaga medis dan dokter yang menangani buah hatinya.

Berita Terkait

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
40
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
47
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
64

“Satu malam saja saya di sana, anak saya kejang-kejang terus-menerus tapi tidak ada tindakan apa-apa. Saya cuma duduk jaga anak saya yang kejang dengan air mata saja,” tulis Yuliasti dalam unggahannya, Minggu (12/7).

ADVERTISEMENT

Yuliasti membeberkan sejumlah kejanggalan pelayanan, mulai dari sampel darah hari pertama yang telantar di UGD hingga rusak dan harus diambil ulang keesokan harinya. Ia juga mengklaim dokter spesialis yang menangani tidak berada di tempat, serta sulit dihubungi oleh perawat jaga.

Kondisi sang anak kian memburuk hingga mengalami kejang berkali-kali. Ironisnya, saat keluarga meminta rujukan ke rumah sakit lain sejak malam hari, pihak rumah sakit diduga terus menunda-nunda proses rujukan dengan alasan administratif, mengingat pasien menggunakan jalur umum (non-BPJS).

Setelah melalui desakan yang keras dari pihak keluarga, balita tersebut akhirnya dirujuk ke RS Kilo 22 JP Wanane dalam kondisi kritis, dengan mulut berbusa dan detak jantung yang sempat terhenti. Setelah lima hari berjuang di ruang ICU RS Kilo 22, nyawa balita malang tersebut akhirnya tidak tertolong.

Merespons tudingan yang viral tersebut, pihak RS Maleo menyatakan telah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat. Mewakili manajemen rumah sakit, salah satu perawat, Jenelin, mengonfirmasi bahwa Dinas Kesehatan Kota Sorong telah mendatangi rumah sakit untuk mengumpulkan keterangan awal.

“Dinkes sudah datang koordinasi dan akan melakukan investigasi bersama pihak rumah sakit. Nanti hasilnya keluar baru disampaikan,” ujar Jenelin kepada awak media saat dikonfirmasi, mengingat Direktur RS Maleo sedang tidak berada di tempat, Senin (13/7).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius melalui proses audit medis yang komprehensif. Dinkes akan mengaudit kasus ini dengan meminta keterangan atau informasi dari beberapa tempat yang memberikan pemeriksaan dan pelayanan kepada pasien tersebut.

“Untuk audit, berikan kami waktu mungkin 2 minggu atau 3 minggu. Karena kami harus mengaudit itu tidak seperti membalik telapak tangan, kami perlu data,” jelas Jemima, Senin (13/7).

Kadis Kesehatan Jemima juga mengingatkan bahwa sistem rujukan di setiap fasilitas kesehatan wajib berjalan dengan baik. Jika sebuah rumah sakit memiliki keterbatasan fasilitas untuk menangani keluhan pasien, maka pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Di sisi lain, menanggapi opini publik yang berkembang pascaviralnya video dan unggahan keluarga korban, Kadis Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

Jemima juga berpesan agar warga memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis seperti Puskesmas sedini mungkin saat anak mengalami gangguan kesehatan agar dapat ditangani sebelum kondisinya memburuk.(zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Paniki Tangkap Spesialis Jambret Gelang Emas di Kota Sorong

Next Post

Pangdam XVIII/Kasuari Bersama Kapolda Papua Barat Daya dan Unsur Forkopimda Silaturahmi

Related Posts

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
40
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
47
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
64
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak
Berita Utama

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
908
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
210
Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
612
Next Post
Pangdam XVIII/Kasuari  Bersama Kapolda Papua Barat Daya dan Unsur Forkopimda Silaturahmi

Pangdam XVIII/Kasuari Bersama Kapolda Papua Barat Daya dan Unsur Forkopimda Silaturahmi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Jaga Ekosistem Raja Ampat, Pemerintah dan Mitra Sepakati Prioritas Ekowisata Berkelanjutan

Jaga Ekosistem Raja Ampat, Pemerintah dan Mitra Sepakati Prioritas Ekowisata Berkelanjutan

29 Agustus 2026
Kapolda Papua Barat Daya Kunjungi Polres Maybrat, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat

Kapolda Papua Barat Daya Kunjungi Polres Maybrat, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat

29 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!