AIMAS – Di bawah tongkat komando Kapolres Sorong, AKBP Iwan P. Manurung, S.IK, jajaran Polres Sorong serius memberantas tindak kriminalitas pembegalan.
“Tidak ada alasan, kasus begal kita tindak tegas. Kalau pelaku melakukan perlawanan, tembak di tempat,” tegas Kapolres Sorong.
Kapolres juga memberikan warning, jangan sampai para pelaku begal beraksi di wilayah hukum Polres Sorong.
“Tidak ada urusan, jadi pelaku begal saya tegaskan, jangan coba-coba main di Aimas. Kalau sampai kedapatan, akan saya lumpuhkan. Ini sudah saya perintahkan dengan jelas kepada anggota. Jangan main-main begal di Aimas, saya akan lumpuhkan,” kecam Kapolres mengulang ucapannya.
Dari perintah Kapolres tersebut, terbukti Polres Sorong nihil kasus pembegalan sepanjang tiga bulan terakhir.
“Tiga bulan terakhir sudah nihil, terakhir berapa bulan lalu dimana kasusnya juga sudah dirilis kepada rekan-rekan media terkait pelaku begal sadis dengan BB puluhan motor. Sejak saat itu, saya tekankan tidak boleh ada lagi kasus begal di Aimas. Kalau ada lagi, saya pastikan akan dilumpuhkan,” beber Kapolres.
Ditambahkan Kapolres, kriminalitas yang ditangani Polres Sorong beberapa bulan terakhir sifatnya kasus konvensional seperti Curanmor. Ha tersebut juga menjadi PR bagi Polres Sorong bersama masyarakat Kabupaten Sorong untuk perlu meningkatkann kewaspadaan.
“Dalam beberapa kesempatan saat mendampingi Bupati, selalu saya sampaikan kepada masyarakat agar tidak lengah. Masyarajat juga harus peduli terhadap barang miliknya,” kata Kapolres.
Kapolres Sorong melalui Kasat Binmas juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan Kembali Pos Kamling di wilayah tempat tinggalnya. Selanjutnya, adanya peningkatan intensitas Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) oleh anggota Sat Lantas.
“KRYD ini hampir setiap malam, terutama Jumat dan Sabtu malam tetap dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” pungkas Kapolres. (ayu)














