Dalam Tudang Sipulung Pembentukan Pengurus PW IWSS Papua Barat Daya
SORONG- Dengan mengantongi 3 suara, Hj Nurjanah terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) periode 2023-2028. Hj Nurjanah yang tak lain istri tercinta Drs H. Muslimin Zainuddin (anggota DPRD Provinsi Papua Barat) terpilih setelah mengalahkan rival tunggalnya, Hj Namirah yang meraih 2 suara.
Pemilihan Ketua PW IWWS Provinsi Papua Barat Daya yang berlangsung dalam Tudang Sipulung, di Hotel Mariat Sabtu (28/1) disaksikan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWSS Dra Hj Andi Nurhiyari, M.Si, Wakil Ketua Umum Bidang OKK IWSS Hj. Eptati Kamaruddin, S.Ag M.Si, Ketua PW IWSS Provinsi Papua Barat, Hj Ayu Humairah Bataray, SH M.Si dan pengurusnya, anggota DPRD Kota Sorong, Astrid Andi Sampara, SE, Hj Rosmia Mataliti, S.Sos MM serta segenap pengurus dan anggota cabang dan ranting IWSS Kota dan Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya.
Sesuai dengan tata tertib pemilihan yang dirumuskan oleh pimpinan sidang, yang menyalurkan hak suara adalah ketua dari masing-masing PC kota dan kabupaten serta 1 suara dari PW IWSS Provinsi Papua Barat. Adapun yang menyalurkan hak pilihnya adalah Ketua IWSS Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Ketua IWSS Sorong Selatan, Ketua IWSS Kabupaten Raja Ampat dan Ketua PW IWSS Papua Barat.
Namanya Tudang Sipulung, awalnya pemilihan Ketua PW IWSS Papua Barat Daya ditawarkan berlangsung secara musyawarah dan mufakat. Namun dalam musyawarah dan mufakat yang difasilitasi Ketua PP IWWS , ternyata dua kandidat Hj Namirah dan Hj Nujanah bertahan untuk maju bertarung dalam proses pemilihan.
Setelah Hj Nurjanah dinyatakan unggul memimpin IWSS Papua Barat Daya, pendukungnya langsung bersuka cita dan maju menyalami Hj. Nurjanah. Tak lama setelah memenangkan pemilihan, Hj Nurjanah pun langsung sujud syukur. Sementara penasehat IWSS yang juga anggota DPRD Kota Sorong, Astrid Sampara yang mendukung Hj Nurjanah tampak menangis penuh rasa haru.
Sebelum proses pemilihan, dua kandidat Hj Namirah dan Hj Nurjanah tampil menyampaikan visi misinya. Pemilihan Ketua PW IWSS Provinsi Papua Barat Daya berlangsung cukup seru. Hj Ros Mataliti tampak sangat aktif angkat bicara, mulai dari menyanggah tata tertib hingga mempertanyakan keabsahan Hj Namirah ikut dalam pemilihan karena menurutnya, supaya sah, Hj Namirah harus mundur sebagai Ketua PC IWSS Kota Sorong.

Bukan hanya itu, dalam sanggahannya, Hj Ros mengusulkan agar dalam Tudang Sipulung langsung menunjuk Hj Nurjanah sebagai Ketua PW IWSS Papua Barat Daya. Namun usulan Hj Ros itu ditolak oleh pimpinan sidang. Adu argument antara Ketua PW IWSS Papua Barat, Hj Ayu dengan Hj Ros sempat sedikit agak “panas”, namun semua kembali kepada tata tertib dan AD/ART IWSS.
Dengan terpilihanya Hj Nurjanah, anggota DPRD Kota Sorong, Astrid Sampara berharap ketua terpilih PW IWSS Papua Barat Daya itu dapat melaksanakan tugasnya dengan baik , menyatukan semua anggota IWSS di Papua Barat Daya sehingga IWSS makin maju dan solid.
Harapan senada juga disampaikan oleh Ketua PW IWSS Papua Barat Daya, Hj Ayu yang selama ini mengetahui bagaimana kondisi IWSS di Kota Sorong yang menurutnya selama ini sering ada konflik. Karena itu Ia berharap tidak ada lagi perpecahan, tidak ada blok-blok, semua bersatu.
Sebelumnya dalam acara pembukaan Tudang Sipulung Pembentukan PW IWSS Papua Barat Daya, Ketua PP IWSS Hj Nurhiyari mengatakan, pengurus pusat IWSS Tidak mencampuri proses pemilihan, siapa pun yang terpilih, itulah yang didukung. Hanya saja, ditekankan bahwa yang menjadi ketua semstinya adalah sosok yang mau mengorbankan, mencurahkan waktunya untuk kemajuan IWSS. Bukan hanya itu, ketua juga harus rela berkorban secara materi.
Setelah terpilih, Ketua PW IWSS Papua Barat Daya diminta aktif berbuat dengan menggelar kegiatan, sehingga dari kinerjanya menunjukkan bahwa IWSS memang “TOP”. Sementara Ketua KKSS Kota Sorong, Syamsudin Johan, SH dalam sambutannya berharap kedepannya IWSS lebih eksis sehingga bisa tampil dalam percaturan politik 2024 mendatang. Tudang Sipulung Pembentukan Pengurus PW IWSS Papua Barat Daya juga dihadiri penasehat KSSS Dr Hermanto Sueb, MM beserta istri. (ros)














