JAKARTA – Banjir bandang melanda Manado, Sulawesi Utara, sejak 27 Januari 2023. Bencana alam tersebut menyebabkan ratusan rumah terendam air dan berdampak pada ribuan kepala keluarga (KK). Selain itu, banjir bandang Manado itu juga mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan data BPBD Manado hingga pukul 15.00 WIB, sebanyak lima orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Manado. Mereka terseret arus sungai dan tertimbun longsor. Kelima korban yakni 4 warga Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan 2 Kecamatan Paal 2 tertimbun longsor yakni Stansye Tomas (70), Jemmy Moniaga (56), Magdalena Soda (67), Frizenli Arabaan (8). Satu warga yang terseret arus sungai di Kelurahan Pandu Lingkungan 3, Kecamatan Bunaken, adalah Agus Manumpil (62).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado melaporkan banjir terjadi di 40 titik yang tersebar di 25 kelurahan. Sembilan kelurahan di antaranya juga dilanda bencana longsor dan pohon tumbang. “Laporan kejadian sementara pusat data informasi BPBD Manado (banjir di 25 kelurahan dan 9 titik longsor),” kata Kabid Penanganan Darurat BPBD Manado Angelina J Bajodo dikutip dari detikcom, Jumat (27/1/2023).
Warga terdampak sudah dievakuasi. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah keluarga yang tidak terdampak banjir. “Yang lain ngungsi ke tempat yang aman, atau ke keluarga,” lanjutnya. Data jumlah warga di pengungsian usai banjir dan longsor di Manado yakni
Kecamatan Tikala 209 jiwa, Kecamatan Paal 2 261 jiwa, Kecamatan Tuminting 50 jiwa, Kecamatan Singkil 460 jiwa dan Kecamatan Wanang 41 jiwa.
Banjir bandang Manado menerjang 31 kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara. Banjir yang disertai longsor ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi hingga daerah aliran sungai (DAS) Danau Tondano meluap. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sabtu (28/1/2023), ratusan rumah yang terendam banjir tersebar di 34 desa/kelurahan dan 9 kecamatan. Sementara bencana longsor, berdampak pada 63 KK dan tersebar di 22 desa/kelurahan dan 7 kecamatan di Manado. Data kerusakan banjir bandang Manado yang disertai tanah longsor yakni 400 rumah terendam banjir, 53 unit rumah rusak, dan 1 tempat ibadah rusak akibat longsor.(kny/dnu/detikcom)















