• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 11 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ibukota Provinsi Papua Barat Daya Harus Representatif

by admin
10 September 2022
in Lainnnya
0
Ibukota Provinsi Papua Barat Daya Harus Representatif

Abdul Faris Umlati,SE. (Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Abdul Faris Umlati : Demokrat Sangat Mendukung Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya

SORONG – Bupati Kabupaten Raja Ampat Abdul Faris Umlati (AFU) yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Papua Barat (PB) mengatakan untuk Ibukota Provinsi Papua Barat Daya harus berada pada daerah yang representatif, bisa menjangkau wilayah-wilayah lainnya yang didukung dengan fasilitas seperti adanya bandar udara dan pelabuhan laut. “Kehadiran ibukota itu tentu harus representatif bagi semua wilayah yang ada, jangan hanya pada wilayah-wilayah yang akhirnya, katakanlah saya dari Raja Ampat kan terlalu jauh untuk harus ke sana,” kata Abdul Faris Umlati kepada wartawan, Jumat (9/9). “Saya sampai hari ini Wakil Sekretaris Birokrasi (Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya),” sambungnya.

Menurutnya, kajian lokasi ibukota Provinsi Papua Barat Daya harus dilakukan secara matang, maupun di dalam analisa berbagai sektor atau faktor yaitu akademik. “Saya kira berkas daripada Provinsi Papua Barat Daya sudah final, sudah selesai, termasuk penempatan ibukotanya. Kalau saya, untuk Kota Sorong dan Kabupaten Sorong itu juga tentunya satu representatif ibukota itu sendiri. Tetapi jangan terlalu jauh karena tentu ada aksesbilitas, prasarana infrastruktur yang ada tetapi juga berkaitan dengan prasarana yang dominan atau urgent yaitu bandar udara dan pelabuhan laut,” jelasnya. “Kita tidak ingin pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya lambat, sehingga kita menginginkan pertumbuhan di berbagai sektor cepat karena didukung sarana prasarana infrastruktur,” tandasnya.

Berita Terkait

DPMK Raja Ampat Dorong Inovasi Dan Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Pembuatan Mie Sagu

DPMK Raja Ampat Dorong Inovasi Dan Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Pembuatan Mie Sagu

4 Agustus 2026
34
Hari Kedua Kegiatan, Peserta Diajak Praktek Langsung Pembuatan Mie Sagu

Hari Kedua Kegiatan, Peserta Diajak Praktek Langsung Pembuatan Mie Sagu

30 Juli 2026
41
Ubah Paradigma Layanan Kesehatan, Klinik Pratama TEHIT Medika Hadirkan Program ‘Pelkeskom’

Ubah Paradigma Layanan Kesehatan, Klinik Pratama TEHIT Medika Hadirkan Program ‘Pelkeskom’

18 Juli 2026
114

Selaku Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Barat, AFU ~sapaan akrabnya~ menyatakan bahwa Fraksi Demokrat mendukung lahirnya Provinsi Papua Barat Daya.  “Demokrat sangat mendukung, meski sampai ini memang masih ada perdebatan terkait  ibukotanya. Kami sudah berkoordinasi dengan fraksi yang ada, sebagaimana kemarin sudah kita sama-sama lihat dan ikuti di Komisi ll dan hari Senin (11/9) nanti akan diplenokan di Komisi ll dan diparipurnakan pada Selasa ataupun Rabu (14/9) kalau tidak ada halangan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
Ketua Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Drs.Ec Lambert Jitmau,MM. (Fauzia/Radar Sorong)

Terpisah, Ketua Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM mengatakan terkait letak ibukota PBD apakah di Kota Sorong atau Kabupaten Sorong, itu sama saja.  “Dimanapun ibukota provinsi nanti, itu sama saja. Yang penting kita merasa saling memiliki provinsi ini, karena Provinsi Papua Barat Daya hadir untuk orang Papua, Otsus menyatakan bahwa apapun yang dilakukan harus kedekatan dengan orang Papua,” ucapnya.

Mantan Wali Kota Sorong dua periode ini mengatakan, Provinsi Papua Barat Daya itu berada di wilayah Sorong Raya. Oleh karena itu, Kabupaten Fakfak dan Kaimana tidak bisa bergabung didalamnya, karena jumlah penduduk yang nantinya akan mempengaruhi segala sektor.  “Fakfak dan Kaimana juga adalah saudara kita, tapi mereka tidak bisa bergabung di dalam wilayah Provinsi Papua Barat Daya. Fakfak dan Kaimana sudah diusulkan menjadi provinsi sendiri nantinya. Kalau Fakfak dan Kaimana bergabung dengan PBD, maka Provinsi Papua Barat bisa ditutup dikarenakan otomatis jumlah penduduk pasti akan berkurang,” tandasnya. “Karena aturan pemerintahan menghendaki seperti itu, kalau penduduk semakin sedikit maka daerah itu bisa digabungkan kembali ke provinsi Induk,” imbuhnya. (zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Dewan Adat Malamoi Raya Setujui Nama Provinsi Papua Barat Daya

Next Post

Utamakan Pelayanan sebelum Administrasi

Related Posts

DPMK Raja Ampat Dorong Inovasi Dan Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Pembuatan Mie Sagu
Lainnnya

DPMK Raja Ampat Dorong Inovasi Dan Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Pembuatan Mie Sagu

4 Agustus 2026
34
Hari Kedua Kegiatan, Peserta Diajak Praktek Langsung Pembuatan Mie Sagu
Lainnnya

Hari Kedua Kegiatan, Peserta Diajak Praktek Langsung Pembuatan Mie Sagu

30 Juli 2026
41
Ubah Paradigma Layanan Kesehatan, Klinik Pratama TEHIT Medika Hadirkan Program ‘Pelkeskom’
Lainnnya

Ubah Paradigma Layanan Kesehatan, Klinik Pratama TEHIT Medika Hadirkan Program ‘Pelkeskom’

18 Juli 2026
114
Lainnnya

A

9 Juli 2026
18
Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila
Lainnnya

Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

2 Juni 2026
36
Proses Seleksi Anggota Polri Junjung Tinggi Prinsip BETAH
Lainnnya

Proses Seleksi Anggota Polri Junjung Tinggi Prinsip BETAH

25 Mei 2026
12
Next Post
Utamakan Pelayanan sebelum Administrasi

Utamakan Pelayanan sebelum Administrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum, Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional

Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum, Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional

11 Agustus 2026
Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot

Olah Sampah Organik Jadi Pakan Ternak dan Pupuk, Dinas LH PBD Jadikan Klawalu Pilot Project Budidaya Maggot

11 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!