SORONG-Paska penangkapan Gubernur Papua, LE oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , Selasa (10/1) pagi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Prabowo, M.Si memerintahkan penebalan pasukan pada 9 wilayah di Papua.
Jenderal Polisi Listyo Prabowo, M.Si menjelaskan, berdasarkan hasil laporan anggota, Gubernur Papua LE sedang dalam perjalanan dari Manado menuju Jakarta.”Memang tadi sempat terjadi aksi bentrok, dimana saat beberapa kelompok mau menyusul ke Bandara dan melakukan pelemparan. Sehingga ada tindakan keras yang dilakukan oleh aparat,”jelasnya kepada awak media, Selasa (10/1).
Kapolri menuturkan, kini situasi di wilayah Papua sudah mulai kondusif.
Namun, Kapolri memerintahkan agar dilakukan “penebalan” atau penambahan personel di 9 wilayah guna mengantisipasi tidak terjadinya peningkatan gangguan kamtibmas yang akan menganggu masyarakat di wilayah Papua khususnya.
“Saat ini yang sudah kami tempatkan, baik personel organik maupun dari pusat kurang lebih hampir 1.000 personel,”ungkapnya.
Kapolri juga menyinggung, terkait permasalahan di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dimana, dirinya akan segera mengirimkan penambahan personel dari pusat guna membantu proses eksodus atau perpindahan.
“Penambahan pasukan, akan membantu perpindahan yang selama ini terjadi dapat teratasi dan masyarakat bisa kembali ke Maybrat,”pungkasnya.(juh)















