JAYAPURA-Pasca gempa berkekuatan 5,4 SR yang melanda Jayapura, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan penyaluran BBM dan LPG di wilayah Jayapura dan sekitarnya aman, yang mana aktivitas penyaluran dan operasional SPBU terpantau normal.
Hal tersebut dikatakan Area Manager Communication, Relations & CSR Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun.
“Sarana dan prasarana penyaluran BBM serta LPG kami pastikan aman dan tidak terdampak secara signifikan,” katanya, Kamis (9/2).
Menurutnya, Berdasarkan pengamatan dan pengecekan terhadap sarpras Integrated Terminal Jayapura, tidak terdapat dampak yang signifikan. “Tadi sempat terjadi penghentian sementara mengingat dilakukannya pengecekan terhadap sarpras operasi. Akan tetapi saat ini aktifitas penyaluran telah berjalan normal,” ungkapnya.
Dikatakan pria murah senyum ini bahwa Pengecekan di sejumlah SPBU Jayapura dan sekitarnya juga sudah dilakukan. Pihak SPBU telah mengkonfirmasi bahwa aktivitas pelayanan ke masyarakat dalam keadaan normal. Keadaan sarpras juga terpantau aman dan berjalan normal.
“Pelayanan atas kebutuhan BBM masyarakat kami jamin aman. Tadi juga telah dilakukan pengecekan terhadap SPBU yang ada. Pendistribusian dan pelayanan ke masyarakat terpantau normal ” ujar Edi Mangun.
Edi menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga selalu siap siaga dalam mengantisipasi segala potensi akan gempa susulan yang terjadi. Sarpras operasi akan dilakukan pengecekan secara periodik guna menjaga penyaluran dan pendistribusian BBM kepada masyarakat.
“Kami turut prihatin atas bencana gempa ini, semoga kondisi segera pulih dan aman. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas secara normal kembali,”tambah Edi.
Ia mengimbau kepada Masyarakat untuk tidak panik dan tetap dapat melakukan aktivitas secara normal. “Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi serta layanan Pertamina lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Call Center di 135 yang selalu siaga 24 jam,” pungkasnya.(*/zia)














