Pangkoarmada III: Kapal Ini Bisa Atasi Kebakaran-Pencemaran Minyak di Laut
SORONG-Dua kapal tunda (Harbour Tug) resmi bergabung di Pangkalan utama Tentara Nasional Indonesia (Lantamal) XIV Sorong. Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi membeberkan kapal buatan dalam negeri ini akan memperkuat jajaran Koarmada III khususnya Lantamal XIV Sorong.
Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi didampingi Danlantamal XIV Sorong Laksamana Pertama Deny Prasetyo menjemput kedatangan dua kapal Harboat Tug di dermaga Lantamal XIV Sorong, Kamis (2/11).
Kedatangan dua kapal tersebut disambut dengan tarian Papua.Kapal Harbout Tug masing-masing bernama Kapal TD Umsini yang dinahkodai Peltu Nav Aris Palulun dan Kapal TD Irau yang dinahkodai oleh Serka Nav Daniel Siwalete. Nama dari kedua kapal tersebut diambil dari nama gunung di wilayah Papua Barat yakni gunung Umsini dan Irau.
Kapal tersebut merupakan kapal tunda TNI Angkatan Laut yang dirancang untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerakan manuver kapal perang Republik Indonesia keluar masuk pelabuhan khususnya Pelabuhan Dermaga Lantamal XIV Sorong.
Panglima Koarmada III menjelaskan kapal tersebut adalah kapal yang membantu olah gerak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) berukuran besar lepas sandar di dermaga, apalagi ketika cuaca buruk.
“Saat ini kita sudah memiliki 19 kapal berbagai ukuran dari yang kecil hingga yang besar, sehingga kapal yang besar ini kita butuh olah gerak dia (kapal) apabila kapal mendapati cuaca buruk sehingga tidak bisa keluar dari dermaga,” jelasnya kepada awak media.
Panglima menyampaikan dua kapal buatan Indonesia ini tidak hanya digunakan untuk tunda KRI milik Koarmada III atau Lantamal XIV, tetapi juga bisa membantu menarik kapal-kapal besar milik Pelindo ataupun yang lainnya.
“Tadi saya tanya ke Pelindo mereka hanya punya 1 TD saja, insya Allah dengan hadirnya dua TD ini bisa membantu disini dan bisa menarik kapal-kapal besar, nah itu gunanya kapal-kapal ini disini. Tentunya ini juga merupakan suntikan kekuatan Koarmada III untuk kesempurnaan bagi pangkalan,” ujarnya.
Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi memastikan fokus pembangunan di jajaran Koarmada III dilakukan secara bertahap sesuai instruksi pimpinan agar sejajar dengan Koarmada I maupun Koarmada III. Sebab, sambung Pangkoarmada III ancaman laut di Koarmada I, Koarmada II maupun Koarmada III sama.
“Insya Allah, saat ini dari pimpinan fokus Koarmada III akan tambah kapal namun tentunya bertahap, tentunya. Koarmada III sudah berupaya membangun untuk bisa sejajar dengan Koarmada I dan Koarmada II. Karena dari sisi ancaman juga hampir sama semua,” terangnya.
Kedua Kapal Harboat Tug ini memiliki kemampuan lain yakni menanggulangi kebakaran di laut maupun di pelabuhan karena dilengkapi peralatan external fire fighting system. Selain itu, kapal Harbout Tug juga dilengkapi oil dispersant system untuk mengatasi pencemaran limbah minyak di laut kurang lebih 30 meter ke feet perjam. (Rin)














