• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 25 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Disdik Bantah Biaya Masuk SMA Capai Rp 10 Juta

by admin
19 Agustus 2022
in Berita Utama
0
Disdik Bantah Biaya Masuk SMA Capai Rp 10 Juta

Konfrensi pers Dinas Pendidikan Provinsi PB Wilayah II Sorong Raya bersama Ketua MKKS Kota dan Kabupaten Sorong berserta Pengawas serta Kepala Sekolah.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Khusus SMA Negeri Hanya Rp 4 Jutaan

SORONG – Biaya masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri maupun Swasta di Kota dan Kabupaten Sorong sesuai dengan kapasitas, fasilitas maupun ukuran sekolah. Akan tetapi, maksimal biaya masuk SMA Negeri khususnya di Kota Sorong Rp 4 jutaan. Oleh sebab itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wikayah II Sorong Raya, Marike P. Malak,S.Pd.,MM membantab berbagai pernyataan yang diutarakan oknum masyarakat bahwa biaya  masuk sekolah bagi siswa baru  di wilayah Kota Sorong khususnya SMA Negeri capai Rp 7.5 juta dan SLTA/SMA Swasta capai Rp 10 juta. 

Berita Terkait

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
40
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
58
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
889

”Itu tidaklah benar alias hoaks. Sebab berdasarkan data yang saya terima dari sekolah tingkat SLTA Negeri dan Swasta tidaklah semahal itu. Ada variasi harga tergantung  ukuran sekolah yang besar maupun kecil. Usai pertemuan saat ini, Kepala Sekolah sudah membawa data terkait pembiayaan masuk sekolah, tidak sampai mencapai Rp 7.5 juta apalagi Rp 10 juta,” tegas Marike P. Malak saat konfrensi pers, Kamis (18/8).

ADVERTISEMENT

Marike mengingatkan agar jangan mengeluarkan pernyataan tanpa data yang akurat. Sebab, tidak ada sekolah di wilayah Kota maupun Kabupaten Sorong yang menarik biaya masuk sekolah diatas Rp 5 juta. ”Saran kami, apabila ingin memberikan informasi, datang ke sekolah untuk mengambil data. Karena biaya yang sekolah minta, itu sesuai kebutuhan dan peruntukkan serta diketahui oleh pihak orang tua dalam hal ini Komite sekolah. Sejauh ini sah-sah saja dan bisa kami selaku Dinas Pendidikan terima,” ungkapnya.

Pengawas SMA di Dinas Pendidikan Papua Barat Cabang Wilayah III, Manabung Banjarnahor mengatakan Kota Sorong merupakan indikator pendidikan di Papua Barat, karena sekolah di Kota Sorong adalah sekolah paling favorit.  ”Pernyataan biaya pendidikan yang mahal tidaklah benar. Sebab, saat dilakukan pengecekan maksimal SMA Negeri hanya Rp 4.100.000 itupun sekolah favorite. Karena dalam regulasi yang kami pahami, sekolah dalam memungut biaya apapun bila sudah disetujui Komite, itu bukan lagi pungli,” ucapnya

Dia menekankan bahwa jangan terkesan pendidikan di Kota Sorong ini semata-mata karena uang, tidak!. ”Sebenarnya saya bangga kalau pendidikan mahal di Kota Sorong, artinya sebanding dengan kualitas daripada pendidikan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Musyawara Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Tingkat SMA Kota Sorong, Drs. Johanes Sagrim menyampaikan MKKS sudah melaksanakan pertemuan dengan kepala sekolah tingkat SMA/SMK Negeri maupun Swasta di Kota Sorong serta SMA/SMK Negeri dan Swasta asal Kabupaten Sorong.  ”Selain itu sekolah-sekolah yang ada di Kota Sorong maupun Kabupaten Sorong saat menyampaikan uang masuk itu setelah siswa dinyatakan lulus, sedangkan untuk pendaftaran, gratis,” ungkapnya.

Sagrim mencontohkan SMA Negeri 3 Kota Sorong yang merupakan sekolah terbesar di Kota Sorong, dimana uang masuk sekolah hanya Rp 4 juta. Jika dikatakan sekolah itu mahal, tidak mungkin siswa akan mendaftar ke sekolah tersebut. ”Kami setiap tahunnya siswa yang mendaftarkan ke SMA Negeri 3 lebih dari 1000 siswa dari Sorong Raya. Sekolah itu memiliki suatu perencanaan yang matang dan sesuai kebutuhan siswa yang menikmati. Biaya pendidikan di Kota Sorong, tidak semrawut di tarik begitu saja. Jadi, jangan asal ngomong di luar saja, datang ke sekolah ambil data,” tandasnya.

Sebelum melakukan penarikan uang masuk sekolah lanjut Sagrim, terlebih dahulu sudah dilakukan sosialisasi ke pihak Saber Pungli, harusnya YT atau oknum yang  koar-koar tersebut hadir saat ada sosialisasi di Saber Pungli, bukan berkoar di luar. ”Jadi, untuk penyampaian bahwa biaya masuk sekolah SMA Negeri Rp 7.5 juta dan SMA Swasta Rp 10 juta, itu hoaks. Karena, sekolah Negeri di Kota Sorong maksimal Rp 4 Juta. Bahkan, kalau kita temukan orang tua yang mampu, bisa bayar cash. Sedangkan yang kurang mampu, bisa diangsur bahkan ada siswa yang digratiskan sekolahnya, sekolah memiliki kebijakan yang luar biasa terhadap anak didik,” jelasnya sembari menambahkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat saat menyampaikan perihal pendidikan di wilayah Papua Barat tidak asal bunyi (Asbun) tetapi memiliki data yang berasal dari para kepala sekolah.  

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kabupaten Sorong, I Ketut Widura menambahkan biaya pendidikan khususnya SMA Negeri paling tinggi Rp 1.6 juta, sedangkan untuk SMA Swasta mencapai Rp 2 jutaan. ”Terkait pernyataan salah satu oknum masyarakat tersebut adalah hoaks, karena tidak sesuai realita di lapangan. Untuk kami di Kabupaten Sorong, penentuan uang masuk sekolah, kami memanggil semua orang tua siswa baru untuk rapat dan membicarakan kebutuhan anak-anak kita demi kelancaran pendidikan anak,”ungkapnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Sorong, Regina Sro’er dengan tegas menanyakan oknum yang mengungkapkan Pendidikan di Kota Sorong mahal, apakah turut membangun Papua. Sementara, orang tua siswa tidak mengkomplain biaya sekolah. ”Saya perempuan Papua,  saya tanya YT itu ada bangun Papua kah, dia punya berapa bagian untuk bangun Papua. Ilmu kami yang ada diisi kepala anak, tidak bisa kami ambil kembali. Tapi  dia punya uang bisa kami kembalikan,”tegasnya.

Regina menambahkan berapa jumlah uang yang YT miliki untuk bangun Papua, sehingga menuduh Guru dengan segala kebijakan.  ”Orang Papua saja ikut bangun Papua, apalagi dia yang datang ke Papua berbicara seenaknya bahwa pendidikan di Kota Sorong mahal. Khusus untuk SMA Negeri 2 Kota Sorong, biaya masuk sekolah kami tidak diatas Rp 4 juta. Kami dalam mengambil keputusan juga terbeban moril, tidak segampang itu. Saya mau bilang, kalau dia hebat dan jago, datang bantu kami,” tukasnya.

Dia, sambung Regina, bisa memberitahukan pemerintah bahwa dunia pendidikan masih kurang sehingga orang tua dibebani dengan uang masuk. ”Bantu dunia pendidikan, bukan komplain dengan hal yang tidak benar. Tanya pada ko diri sendiri apa yang ko berikan kepada negara, bukan apa yang negara berikan untuk ko,” pungkasnya. (juh)

ADVERTISEMENT
Previous Post

BRI Cabang Sorong-Regional Office BRI Jayapura Tanam 4.000 Pohon

Next Post

Pasar Modern Rufei mulai Ditempati

Related Posts

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
40
Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara
Berita Utama

Sarankan Pembahasan Amdal Kelapa Sawit PT PAM Ditunda Sementara

17 Agustus 2026
58
Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak
Berita Utama

Kapendam XVIII/Kasuari Pastikan Tiga Warga di Maybrat Korban Kekerasan OTK Bukan Luka Tembak

16 Agustus 2026
889
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
206
Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
599
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!
Berita Utama

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
102
Next Post
Pasar Modern Rufei mulai Ditempati

Pasar Modern Rufei mulai Ditempati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua

Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua

24 Agustus 2026
“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

“Semarak Lomba 17 Agustus”, Ipemi Kabupaten Sorong Bangkitkan UMKM

24 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!