Di Bintuni, Buaya Mangsa Pria Paruh Baya, Potongan Tubuh Dimuntahkan

BINTUNI- Seorang pria bernama Timin (51) dinyatakan tewas dimangsa buaya usai baju dan potongan tubuh korban ditemukan di Kali Krami, Kabupaten Teluk Bintuni.

Kasat Reskrim Polres Bintuni Iptu Tomi Marbun dalam press releasenya menjelaskan awalnya korban keluar dari rumah pada pukul 08.00 WIT, Sabtu (28/10) menuju ke Kali Kremi dengan menggunakan sepeda motor. Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

“Pada pukul 18.00 WIT, anak korban bernama Arif, diminta oleh ibunya untuk mengecek korban ke tempat korban menjaring Ikan, namun pada saat Arif tiba, dia tidak melihat motor korban. Sehingga Arif kembali ke rumah dan memberitahukan kepada ibunya bahwa korban tidak ada di tempat,” jelas Kasat Reskrim Iptu Tomi Marbun, Selasa (31/10).

Dikatakan Kasat Reskrim, selanjutnya pihak keluarga bersama warga kembali mendatangi lokasi tempat korban menjaring ikan. Di lokasi, warga hanya menemukan topi, rokok dan jaring milik korban, sedangkan korban tidak ada. Selanjutnya, warga menaiki perahu menelusuri kali sejauh 1 Km untik mencari korban namun tak kunjung ditemukan.

“Warga gunakan perahu kole-kole menelusuri kali dan setelah sekitar 1 Km warga kembali ke tempat korban menjaring dan mencari korban ke hutan sekitar sambil berteriak memanggil korban, namun tidak ada tanggapan. Saat air kali surut, warga lihat jaring ikan milik korban yang masih terpasang di kali, saat diperiksa jaring tersebut sudah rusak,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambung Tomi warga kembali mencari korban dengan berjalan kaki menelurusi kali sejauh 5 kilo meter dan bermalam dipinggir kali. Keesokan harinya, warga kembali melakukan pencarian dengan menelusuri kali menggunakan long boat. Saat tiba di muara, warga menemukan tulang dan baju yang digunakan oleh korban saat keluar dari rumah.

“Pada Minggu pagi, Kepala Kampung SP 2 lewat menggunakan perahu menuju tempat korban menjaring dan salah satu warga menumpang perahu tersebut kemudian membagi tugas untuk mencari korban. Kemudian sekitar pukul 15.00 WIT, masyarakat yang mencari ke arah muara menemukan baju yang diduga baju milik korban serta tulang tengkorak sekitar 5 kilometer dari tempat korban menjaring ikan,”paparnya.

Warga kemudian berkoordinasi melakukan pencarian dimalam hari. Dan pada Senin dini hari, warga menemukan buaya tersebut sedang berada dipermukaan air. Warga kemudian melakukan pengejaran terhadap buaya tersebut. Karena kekenyangan, buaya itu memuntahkan bagian tubuh korban yakni paha dan lengan.

“Jadi, warga lakukan pencarian terus. Nanti, pada Senin (30/10) sekitar pukul 01.00 WIT, warga melihat buaya ada diatas air di Kali Kremi kemudian masyarakat mengejar buaya tersebut dan pada saat pengejaran buaya itu memuntahkan bagian tubuh manusia dan kemudian tim mengumpulkan bagian tubuh,” terangnya seraya menambahkan bagian tubuh korban dibawa ke Jeti Korano pada pukul 07.00 WIT, untuk dievakuasi.(rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!