SORONG – Coto Mangkasara di dekat Lampu Merah Km 8 yang baru buka Senin (4/11) menyajikan coto super lezat dengan nama-nama unik.
Adapun nama-nama menu cotonya antara lain Dansa (daging saja), Parto (paru tok), Janda (jantung daging), Janda Hot (jantung daging hati otak), Janda Panas (jantung daging pakai nasi), Coto Tanpa Perasaan (tidak pakai hati), Coto Dg Halija (daging hati limpa jantung), Coto Jahat (jantung hati), Coto Pjabat (pipi jantung babat), Coto Telanjang (tidak pakai handuk), Coto Libas (limpa babat usus), Bisa Tonji Tambah Aco (air coto), Coto Dg Japar (daging jantung paru).
Syarifudin yang akrab dipanggil Pak Daeng menjelaskan bahwa, awalnya ia membuka usaha warung coto di Sorong tahun 2012 di depan BTN Km 9,5.
“Di depan BTN saya buka sekitar 5 bulan, kemudian kita pindah ke samping Polsek Sorong Timur, di sana sekitar 3 tahun terus kita bergeser ke depan STM (SMKN 3). Jadi sampai sekarang yang depan STM masih bertahan, tapi barangkali batas sampai bulan 2 kita sudah rencana cari tempat baru lagi,” terang pria 53 tahun itu.
Saat Pak Daeng mau cari tempat baru kebetulan ia bertemu Parsimin yang memiliki tempat di dekat lampu merah Km 8, lalu mereka sepakat buka di sini.
Dijelaskan bahwa Coto Mangkasara sambalnya menggunakan tauco yang spesial, tauconya dipesan di Makassar, terus panci yang digunakan panci dari tanah liat, agar tahan panasnya.
“Daging yang kita gunakan daging lokal, dari pertama kita buka sampai sekarang tetap pakai daging lokal. Daging lokal di sini saya rasa jauh lebih bagus dari daging di Makassar, karena di sini rumput masih banyak, di Makassar setengah mati mau dapat rumput. Di Makassar tempat penampungan sampah rata-rata sapi yang makan, itu salah satu yang jadi permasalahan karena sapi makan sampah bukan makan rumput,” ungkapnya.
Dikatakan bahwa coto yang paling diminati di Sorong daging saja, kalau di Makassar yang ramai dipesan daging pipih, padahal dagingnya diimpor dari luar negeri.
“Kita di sini harga cotonya mangkok besar Rp 35 ribu, mangkok kecil Rp 20 ribu. Harapan kita warung ini kedepan mudah-mudahan bisa bertahan selama-lamanya di Sorong. Kita buka setiap hari jam 07.00 – 17.00 WIT, hari minggu dan libur tetap buka,” pungkasnya.(akh)
















