MAKKAH – Salah satu Calon Jamaah Haji (CJH) embarkasi Batam mengalami musibah saat pulang dari Masjidil Haram. Menurut anggota keamanan Sektor 2 Edi Siswanto, CJH tersebut merasa kebingungan mencari bus untuk pulang ke hotelnya. ”Yang bersangkutan bingung cari bus pulang ke hotel dan mencari taksi. Sebenarnya langkahnya menawar hargs taksi sebelum naik sudah betul, tapi kenapa lupa alamat hotel atau kartu,'” jelas Edi di depan CJH Kloter 17 dan18, kemarin.
Saat di mobil korban diminta cari kartu di dalam tasnya dan tasnya langsung direbut sama sopir taksi. ”Karena tasnya direbut dan tidak melawan, dan korban diturunkan di jalan. Korban mengaku kehilangan 23 jutaan dalam pecahan real dan rupiah,” jelas Edi.
Edi juga menerangkan juga ada jamaah yang saat jemur pakaian ditodong orang. Untuk itu ia menyarankan agar CJH tidak takut karena petugas keamanan di Arab Saudi jumlahnya cukup banyak. Kalau ada yang aneh aneh diminta langsung lapor ke petugas. Begitu jhga kalau ada yang ditodong di bus sebaiknya dilawan. ”Pokoknya harus dilawan dan apalagi banyak laki laki di dalam bus,” terangnya. Sementara itu CJH Kloter 17 satu orang dirujuk ke rumah sakit, satu orang diinfus. Jamaah disarankan terus melaksanakan prokes seperti selalu menyemprotkan air ke muka , tangan, kaki. Selain itu minum air sesering mungkin.
Mulai Dzuhur kemarin bus sholawat ke Masjidil Haram oleh pemerintah Indonesia dihentikan demi menjaga kondisi kesehatan jamaah agar tetap bugar saat mengikuti wukuf di Arafah, mabit di Musdalifah dan melempat jumrah di Mina. (pon)















